
Politikus PSI, Tsamara Amany. Pernyataan Tsamara soal Rusia dan Vladimir Putin dikhawatirkan bisa mengganggu hubungan Indonesia-Rusia
JawaPos.com - Pernyataan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany Alatas bisa berdampak buruk bagi hubungan Indonesia dan Rusia.
Pasalnya, pernyataan politikus muda itu dinilai cenderung fitnah.
Adapun Tsamara mengatakan, di Rusia tidak ada kebebasan beraspirasi seperti di Indonesia. Bahkan, di sana praktik-praktik korupsi dibiarkan begitu saja.
Karena itu, dia berpandangan kepemimpinan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak cocok diterapkan di Indonesia.
"Pernyataan politisi pendukung Jokowi (Tsamara) yang tidak akurat, tidak disertai data, bahkan cenderung fitnah itu tidak baik dan merugikan bangsa," ujar Wakil Sekjen Partai Gerindra Sudaryono di Jakarta, Minggu (9/4).
Nyatanya, pernyataan Tsamara yang menyinggung soal kondisi politik, kebebasan pers dan tingkat korupsi di Rusia itu ditanggapi serius salah satu media lokal di sana.
"Ini sangat mengganggu, saya juga sudah membaca komentar pers dari Rusia dan pihak Kedubes Rusia yang meminta klarifikasi. Bagaimana kalau rakyat Rusia juga tidak terima negaranya dikata-katain begitu?" Kata Sudaryono
Seperti diketahui, media negeri beruang merah, yaitu Russia Beyond The Headline (RBTH), langsung meminta supaya Kedutaan Besar Rusia di Jakarta mengajak Tsamara berdiskusi.
Hal itu diketahui dari cuitan akun Twitter @RBTHIndonesia, pada Jumat (6/4). Mereka menyatakan video pernyataan Tsamara sudah dibicarakan dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobyeva.
RBTH bahkan sudah meminta Kedubes Rusia di Jakarta mengundang Tsamara dalam acara jumpa pers pekan depan. Menurut RBTH Indonesia, mereka sudah menyampaikan undangan dan mengontak Tsamara.
Karena menyita atensi, Sudaryono berharap Tsamara mencabut pernyataaan kontroversialnya itu.
"Jika tidak segera minta maaf, sebaiknya Pemerintahan Jokowi melalui Kemenlu RI menegur PSI sebagai partai pendukung Jokowi untuk minta maaf kepada pemerintah Rusia dan Presiden Putin," kata anak buah Prabowo Subianto itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
