Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2020 | 03.36 WIB

KPU Targetkan 77,5 Persen Partisipasi Pemilih di Pilkada Serentak

Pemilih memberikan hak suaranya saat simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (22/7/2020).  Simulasi tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada - Image

Pemilih memberikan hak suaranya saat simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (22/7/2020). Simulasi tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada

JawaPos.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, mengatakan pihaknya menargetkan 77,5 persen partisipasi pemilih di Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

"Target kita sebetulnya sama dengan pemilu-pemilu sebelumnya ya 77,5 persen," ujar Arief dalam diskusi yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Kamis (6/8).

Arief menjelaskan, target KPU 77,5‎ persen itu ‎karena yakin masyarakat yang akan mencoblos pada 9 Desember 2020 mendatang akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Kalau masyarakat merasakan takut, sebetulnya salah satu kuncinya adalah menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Kendati demikian, Arief mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu takut datang ke tempat pemungutan suara (TPS) melakukan pencoblosan. Karena di TPS KPU telah menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau kekhawatirannya masyarakat tidak berkenan bersedia was-was, takut gunakan hak pilihnya, sebenarnya sudah ada protokol kesehatan yang kami atur," katanya.

‎Arief menuturkan, di setiap TPS para Kelompok Penyelenggara Pemungutann Suara (‎KPPS) menerapkan telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat.‎ Seperti penggunaan alat pelindung diri (APD), memakai masker, face shield dan juga sarung tangan.

"Jadi menjadi tugas bersama untuk meyakinkan kepada masyarakat sepanjang menerapkan protokol kesehatan, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ungkapnya.

‎Arief berujar KPU juga akan terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat untuk bisa mencoblos di Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Sehingga target KPU tentang partisipasi pemilih bisa tercapai.

"Empat bulan ke depan sebelum hari pemungutan suara tentu menjadi tugas bersama kita, menginformasikan, menyosialisasikan, mengajarkan kepada masyarakat bagaimana merespon supaya pandemi COVID-19 ini tidak menyebar," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore