Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2020 | 18.39 WIB

Fadli Zon Kecewa dengan Pernyataan Puan Maharani Soal Sumbar

Wakil Ketua Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengklaim pihaknya telah menghadirkan lebih dari satu juta orang pada kampanye akbar kali ini. Pekan depan, giliran paslon Jokowi-Ma - Image

Wakil Ketua Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengklaim pihaknya telah menghadirkan lebih dari satu juta orang pada kampanye akbar kali ini. Pekan depan, giliran paslon Jokowi-Ma

JawaPos.com - Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon mengaku kecewa engan ucapan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menyebut Sumatera Barat kurang mendukung negara Pancasila. Karena, hanya orang yang tidak mengerti sejarah yang masih meragukan masyarakat Minang tidak mendukung Pancasila.

"Saya bisa pastikan, hanya orang-orang yang tak membaca dan mengerti sejarahlah yang masih meragukan masyarakat Sumbar mendukung Pancasila," ujar Fadli, Jumat (4/9).

Fadli mengatakan, setidaknya ada tiga tokoh asal Sumatera Barat yang ikut merumuskan tentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. "Itu adalah Mohammad Hatta, Muhammad Yamin, Agus Salim. Bahkan Bung Hatta adalah salah seorang proklamator," katanya.


Sebelumnya, dalam agenda pemberian rekomendasi Cagub dan Cawagub untuk Pilgub Sumatera Barat 2020 dari PDIP, Puan Maharani menyampaikan harapannya agar Provinsi Sumbar menjadi wilayah yang mendukung negara Pancasila. Namun, pernyataan itu berbuntut kontroversi.

"Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila," ujar Puan.

Terpisah, Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade menegaskan, rakyat Sumbar sangat Pancasilais. Sebab, banyak tokoh pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia yang lahir dari tanah Minang. Dengan demikian, kata Andre, Sumbar adalah provinsi yang sangat mendukung negara Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

“Saya sebagai orang yang lahir dan besar dan menjadi anggota DPR RI mewakili Sumbar ingin menegaskan bahwa Sumbar itu provinsi yang pancasilais. Orang Minang sangat pancasilais. Bagi kami pancasila UUD 1945 dan juga NKRI sudah final,” kata Andre kepada wartawan, Kamis (3/9).

Lebih lanjut, Andre menyarakan agar Puan menyampaikan klarifikasi atas pernyataannya yang telah menimbulkan kontroversi tersebut.

“Nah tapi saya ingin berprasangka baik saja, bahwa pernyataan itu tidak bermaksud mendiskreditkan rakyat Sumbar. Saran saya supaya tak berpolemik berkepanjangan Mbak Puan segera klarifikasi dan meminta maaf,” sarannya.

“Jangan sampai, mohon maaf, Mbak Puan punya persepsi karena PDIP tak menang di Sumbar seakan akan kami tak Pancasilais gitu. Kami sangat Pancasilais,” pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore