Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Juni 2021 | 01.06 WIB

Soal Kuota Haji, Ace Bantah Pernyataan Surat Dubes Kerajaan Arab Saudi

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma - Image

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menampik pernah mengeluarkan stetmen kepada media yang menyebutkan Indonesia tidak termasuk dari 11 negara yang telah memperoleh kuota haji 2021 dari pemerintah Arab Saudi.

Hal ini Ace katakan karena menanggapi mengenai beredarnya surat di media sosial dari Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Essam Bin Ahmed Bin Abid Althaqafi yang keberatan atas pernyataan dirinya tersebut.

"Dengan ini saya sampaikan bahwa saya tidak pernah menyampaikan peryataan seperti yang dituliskan itu," ujar Ace kepada JawaPos.com, Jumat (4/6).

Politikus Partai Golkar ini mengatakan yang ia sampaikan ke media adalah belum adanya keputusan resmi dari pihak Arab Saudi tentang pemberian kuota haji kepada negara-negara lain.

"Justu saya menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada keputusan resmi dari pihak Arab Saudi tentang berapa alokasi kuota untuk berbagai negara," katanya.

Ace menuturkan, informasi yang ia peroleh adalah pemerintah Arab Saudi telah memberikan izin masuk penerbangan kepada 11 negara. Ia menegaskan itu berkaitan dengan haji 2021 dan umrah.

"Jadi soal kuota sampai sejauh ini belum ada informasi yang resmi disampaikan pemerintah Arab Saudi," tuturnya.

Diketahui beredar sepucuk surat di media sosial dari Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Essam Bin Ahmed Bin Abid Althaqafi kepada Ketua DPR Puan Maharani.

Dalam surat tersebut Essam mengatakan merujuk dari pemerintaaan media massa dan media sosial  keterangan dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily yang menyebutkan Indonesia tidak termasuk dari 11 negara yang telah memperoleh kuota haji pemerintah Arab Saudi.

"Juga pernyataan Ace Hasan Syadzily Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang menyebutkan adanya 11 negara yang telah memperoleh kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini dan Indoenesia tidak termasuk dari negara-negara tersebut," tulis Essam.

Masih dalam surat tersebut, Essam Bin menampik pernyataan Ace Hasan Syadzily yang menyatakan telah memperoleh informasi, bahwa Indonesia tidak memperoleh kuota haji pada tahun ini. Kata Essam, informasi tersebut tidak valid.

"Saya ingin memberitahukan kepada Yang Mulia, bahwa berita tersebut tidaklah benar dan hal itu tidak lah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi. Di samping itu otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini, baik bagi para jamaah haji Indonesia atau bagi para jamaah haji lainnya dari seluruh negara di dunia," kata Essam.

Baca Juga: Ada Pelecehan, Hotman Laporkan Tim Asesmen TWK KPK ke Komnas Perempuan


Essam mengatakan, ia akan melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihak Kedutaan atau otoritas resmi lainnya, baik di Kerajaan Arab Saudi atau di Indonesia soal kebijakan haji.

Diketahui, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan pemerintah Indonesia sudah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji 2021 ini.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menag Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan pemberangkatan jemaah haji. Yaqut menyebut, keselamatan dan risiko penularan Covid-19 menjadi alasan pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji 2021.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore