
MENYESAL: MS (tengah) meminta maaf karena telah mengunggah pernyataan yang tidak pantas di media sosialnya.
JawaPos.com - Kasus MS, 19, siswi asal Bengkulu yang dikeluarkan dari sekolah setelah mengunggah video hujatan kepada Palestina di platform TikTok masih terus menuai pro kontra. Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menilai bahwa banyak hal aneh dalam kejadian ini.
"Kenapa janggal? Di satu sisi dinas pendidikan dilibatkan dalam proses pengeluaran anak ini, termasuk kepolisian bahkan yang kami anggap berlebihan. Tapi di sisi lain, Gubernur Bengkulu sebagai kepala daerah tertinggi di Provinsi Bengkulu justru menyayangkan keputusan dikeluarkannya anak ini dari SMA," ungkap dia kepada JawaPos.com, Minggu (23/5).
Hal ini, kata Satriwan, adalah bentuk tidak adanya koordinasi antara pihak kepala daerah dan dinas pendidikan setempat. Sekolah pun mengambil langkah yang ekstrim tanpa diskusi.
"Ini kan tidak ada koordinasi antara gubernur sebagai kepala daerah dengan dinas pendidikan. Ini sebenarnya masih menyisakan pertanyaan," tutur dia.
Seperti diketahui, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan ketidaksetujuannya terkait dikeluarkannya MS usai mengunduh video yang menghina Palestina. Menurut dia, hak MS sebagai pelajar tidak boleh dicabut.
’’Saya minta untuk tidak menghilangkan kesempatan yang bersangkutan. Bagaimana caranya agar tetap bisa bersekolah,’’ ujarnya.
Setelah permintaan itu disampaikan, Kepala SMA Negeri 1 Benteng Eka Syaputra pun berkelit. Kalimat eufemismenya yang menjadi tameng.
Eka menyatakan, sekolah tak mengeluarkan MS. Hanya mengembalikan MS kepada orang tuanya untuk dibina selama pembelajaran dilakukan di rumah masing-masing karena pandemi Covid-19.
”Mau dia (MS) tetap di sini (sekolah) ya gak apa-apa,” tutur Eka.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
