
POTENSI BESAR: Karyawati pabrik alas kaki di Sidoarjo memproduksi sepatu. Industri alas kaki merupakan sektor manufaktur andalan untuk menopang ekspor (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Dirjen Pendikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto merespon positif perkembangan perguruan tinggi vokasi negeri di Jakarta. Sebab kampus vokasi negeri ini mulai menerapkan link and match atau pernikahan masal antara pendidikan tinggi vokasi dengan dunia usaha, dunia industri, serta dunia kerja.
Perguruan tinggi vokasi negeri di Jakarta itu seperti Politeknik Negeri Media Kreatif (Polmedia) Jakarta, Politeknik Negeri Jakarta, dan Program Vokasi Universitas Indonesia. Di ketiga kampus vokasi itu Wikan langsung meninjau kurikulum yang telah disusun dan disetujui bersama oleh industri.
’’Kurikulum harus sampai pada tahap disetujui pihak industri dan calon user lulusan,’’ katanya, Minggu (19/7). Dia menegaskan kolaborasi dalam menyusun kurikulum itu adalah syarat utama dalam konsep link and match yang tengah digalakkan oleh Kemendikbud.
Wikan menjelaskan kurikulum yang sudah sesuai dengan kebutuhan industri meliputi hardskill dan softskill yang seimbang. Tidak boleh hanya salah satunya saja yang dikuatkan. Sehingga nantinya dalam proses pembelajaran diikuti dengan menghadirkan dosen serta tamu praktisi atau ahli dari dunia industri. Pelibatan mereka juga dalam merancang program magang sejak awal saat penyusunan kurikulum.
’’Tidak bisa tanpa kurikulum disetujui oleh industry, tiba-tiba datang ke Indonesia untuk diterima magang,’’ tuturnya. Selain itu dari pihak industry juga harus menyatakan komitmen kuat untuk menyerap lulusan kampus-kampus vokasi di Indonesia.
Wikan menegaskan pemerintah tidak mewajibkan dunia industri menerima tenaga lulusan perguruan tinggi vokasi Indonesia. Tetapi meminta komitmen yang kuat untuk menyerap lulusan. Fakta di lapangan menunjukkan 80 persen lulusan kampus-kampus vokasi terserap dunia kerja. Namun Wikan mengatakan serapan tenaga kerja itu juga dipengaruhi oleh potensi industri di Jakarta.
Kerjasama kampus vokasi itu dengan industry cukup beragam. Diantaranya yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dengan industri Holcim. Beberapa waktu lalu PNJ juga baru saja menandatangani kerja sama dengan PT Formosa Teknologi Central.
Sementara itu kampus Polimedia sudah menjalin kemitraan dengan PT Indofood, Bali Animasi, Penerbit Andi Offset, The Local Enablers serta Polimedia PSDKU Medan dan Makassar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
