
ONLY FOR CLINICAL TRIAL: Petugas kesehatan menunjukkan contoh vaksin saat simulasi uji klinis, Kamis (6/8). (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)
JawaPos.com–Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Ali Ghufron menyatakan, pemerintah masih melakukan antisipasi atas gelombang kedua lonjakan Covid-19. Antisipasi itu terus disosialisasikan pemerintah sekaligus mempercepat inovasi penanganan Covid-19.
”Karena memang ada yang disebut second wave atau gelombang kedua (Covid-19). Kami akan terus lakukan monitor, supaya segera berkurang,” papar Ghufron dalam acara Dies Natalis ke-66 Universitas Airlangga (Unair) di Kampus C Unair Surabaya, Senin (9/11).
Dia mengatakan, percepatan inovasi itu harus disertai dukungan anggaran. Harapannya, pemerintah mampu memaksimalkan produksi inovasi penanganan Covid-19 buatan dalam negeri. Apalagi sebelumnya, Indonesia mengimpor alat rapid test pada masa awal pandemi. Akibatnya, anggaran makin terbatas.
”Kalau misalnya ada Rp 10 triliun anggaran inovasi, harusnya nggak perlu impor lagi,” ucap Ghufron.
Terkait hal tersebut, menurut dia, sudah banyak akademisi dan institusi yang berhasil melakukan inovasi penanganan Covid-19. Contohnya alat rapid test, robot perawat, hingga alat deteksi Covid-19 dari hembusan napas (GeNose).
”Dengan Rp10 triliun, 95 persen kami bisa menjamin untuk menyediakan inovasi pencegahan dari dalam negeri,” ujar Ghufron.
Dia menambahkan, Kemenristek terus mendorong peneliti dari berbagai institusi dan universitas untuk terus berinovasi. Saat ini pemerintah sedang mendorong inovasi untuk penanganan Covid-19. Salah satunya riset mengenai survei penyembuh Covid-19 yang dikembangkan Universitas Airlangga (Unair).
”Terus terang, kemenristek sudah menganggarkan dana untuk penelitian. Di Unair, tahap satu kita biayai cukup lumayan, tahap dua kita biayai kembali, karena Unair aktif. Nanti alat-alat lain juga kami berikan supaya vaksin Merah Putih lebih cepat digunakan,” kata Ghufron.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=gy33-X98Z3Y

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
