
Photo
JawaPos.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) dapat diadopsi menjadi permanen. Kemudian, banyak yang beranggapan bahwa tidak akan ada lagi pembelajaran tatap muka. Padahal bukan itu yang dimaksud.
Menjelaskan hal tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Iwan Syahril mengatakan bahwa bukan pembelajaran tatap muka ditiadakan, tapi komitmen permanen untuk pembelajaran daring agar tetap dilakukan pasca kondisi akibat pandemi berangsur pulih.
"Itu bukan permanen, itu juga bisa digradasi (ubah), 10 persen online, 90 persen tatap muka, bisa sebaliknya, itu tergantung sekolah. Seperti flip learning gitu, bisa pekerjaan rumah dikerjakan di sekolah, di sekolah tinggal didiskusikan," jelasnya melalui webinar, Senin (6/7).
Sebab, menurut dia, dengan memanfaatkan teknologi, sistem pendidikan di Indonesia akan menjadi lebih baik. Apalagi saat ini dunia tengah memasuki era disrupsi yang serba teknologi.
"Dengan teknologi lebih mudah, ini bisa lebih bagus karena waktu yang dihabiskan ketika guru face to face itu, dengan ini menjadi produktif," ungkap Iwan.
Iwan menegaskan bahwa penggunaan teknologi jangan hanya saat pandemi saja. Sebab, hal ini sangat membantu dalam peningkatan kualitas pembelajaran di Indonesia.
Iwan juga mengungkapkan bahwa salah satu penghalang terbesar dalam ekosistem pendidikan Indonesia adalah tingkat kecemasan terhadap teknologi. Maka dari itu, dengan kebiasaan pemakaian alat-alat canggih, para pendidik dapat melakukan berbagai inovasi dalam aktivitas pembelajaran.
"Ini semacam model hybrid (belajar online dan tatap muka). Ini memang secara riset yang hybrid lebih efektif dan bermanfaat, apalagi bicara revolusi industri 4.0, SDM unggul, inovatif, ini penting sekali. Jadi ini merupakan sebuah komitmen yang sifatnya permanen bahwa memang kita sediakan berbagai macam platform pembelajaran baik itu daring dan luring agar guru bisa mengajar aktif dinamis dan efektif," tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=wih5C1rWmws
https://www.youtube.com/watch?v=McChI2VDFZk
https://www.youtube.com/watch?v=LCpXUPiGySQ
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
