Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 November 2018 | 18.25 WIB

Mantan Anjing Penjaga SBY Sebut Tuhan Bisa Marah Karena Gimmick Sandi

Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma - Image

Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma

JawaPos.com - Gimmick politik Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno kembali menjadi sorotan. Kali ini datang dari influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul.


Pria yang pernah mengaku sebagai anjing penjaga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menilai, Tuhan marah atas tingkah Sandi karena dianggap tidak sesuai dengan fakta. Misalnya, gimmick Sandi 'tempe setipis ATM' hingga daya beli masyarakat yang turun.


"Gimmick memang harus hati-hati loh dan Tuhan nggak pernah tidur, Tuhan ndak sare. Ngeri nggak gimmick yang dilakukan Sandi? Nah, Tuhan marah loh," ujar Ruhut di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11).


Ruhut menuturkan bahwa Presiden Jokowi telah turun langsung ke lapangan dan tidak menemui fakta seperti yang disebutkan Sandi. Misalnya soal tempe setipis ATM.


Nyatanya, yang ditemui Jokowi, bentuk tempe masih cukup tebal. Selain itu, harga bahan pokok masih relatif stabil, dan temuan lain yang mematahkan klaim Sandi.


"Tiba-tiba rambutnya (Sandi, Red) jadi pete, itu Tuhan marah loh. Kemudian dia gimmick tempe setipis ATM. Pak Jokowi ke pasar tahunya tempe masih tebal dan marah Tuhan," terangnya.


Pun demikian dengan yang dibuktikan oleh dirinya sendiri. Usai melakukan survei ke pasar-pasar tradisional yang dikunjungi Sandi, Ruhut mengklaim bahwa pernyataan mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu 100 persen adalah kebohongan.


Mantan politikus Partai Demokrat itu menjelaskan, dari hasil temuannya bahwa daya beli masyarakat masih stabil. Hal ini bertentangan dengan pernyataan Sandi yang menyebut daya beli menurun.


"Saya ditugaskan ke pasar yang Sandi datang, saya datangi. Nyatanya yang dikatakan Sandi 100 persen nggak benar. Orang Solo itu marah, siapa pun bilang daya beli kami berkurang, mereka (rakyat, Red) marah," jelas Ruhut.


Di tempat sama, Wakil Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Yandil Abdi Harahap membantah tudingan Ruhut tersebut. Menurutnya pernyataan yang disampaikan oleh cawapresnya bisa dibuktikan melalui data maupun kesaksian warga langsung.


"Apa yang disampaikan Pak Ruhut 100 persen Sandi nggak bener, tentu ini salah. Ada buktinya kok, ada kesaksiannya masyarakat bicara," pungkasnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore