alexametrics

PKS: Tidak Ada Kamus Kata Kalah di Pilwali Medan

9 November 2020, 13:46:25 WIB

JawaPos.com – Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsyi, mengingatkan agar pelaksanaan Pilkada serentak 2020, terutama di Kota Medan berlangsung dengan demokratis, jujur dan adil.

Aboe mengatakan, tim pemenangan maupun tim advokasi DPP PKS akan mengawal pelaksanaan Pilkada 2020 termasuk di kota Medan.

“Kita masih berpikir positif bahwa Pilkada serentak ini akan berlangsung dengan bebas, jujur dan adil. Kita ada Bawaslu, kita ada saksi dan tim relawan. Kita juga taat hukum. Tapi semoga dan Insya Allah sesuai harapan kita,” ujar Aboe dalam keterangannya, Senin (9/10).

Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan, PKS terbiasa mengikuti kontestasi pemungutan suara baik Pilkada, Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Presiden. Bagi Aboe, persoalan menang-kalah adalah hal yang biasa. Yang terpenting, ujar dia, adalah proses Pilkada berlangsung secara jujur dan adil.

“Pilkada adalah proses regenerasi kepemimpinan untuk mendapatkan pemimpin yang lebih baik dan kapabel. Pilkada adalah upaya bersama untuk menjadikan bangsa ini lebih baik,” katanya.

Aboe menekankan kemenangan Pilkada di Sumatera Utara, terutama di Kota Medan akan menjadi semangat bagi para kader PKS se-Indonesia. Pasalnya, Aboe menyebut Pilkada Medan sebagai Pilkada rasa Pilpres.

Baca juga: Swing Voter Pilwali Medan 41,7 Persen, Menantu Jokowi Ungguli Petahana

Aboe menyebut, PKS merasa justru merasa gembira saat banyak pejabat dan petinggi dari Jakarta turun ke Medan untuk memenangkan calon lawan. Bagi PKS dukungan petinggi dari Jakarta untuk kandidat lawan justru memberikan semangat bagi kader dan struktur PKS.

“Kemenangan di Medan adalah marwah. Jika kita mampu memenangkan Pilkada rasa Pilpres ini, akan menjadi semangat bagi seluruh kader di Indonesia,” paparnya.

Baginya, tidak ada kamus kalah pada Pilkada Medan. Sebab itu, ia menginstruksikan kepada seluruh Anggota DPR dan DPRD, struktur dan kader untuk terus bergerak memenangkan pasangan calon di Sumatera Utara.

“Tidak ada waktu istirahat 30 hari terakhir. Semua kader dan struktur harus turun tangan untuk pemenangan ini. Semua harus keluar,” pungkasnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads