
Photo
JawaPos.com - Berbagai moda transportasi dipilih untuk menuju kampung halaman, salah satunya dengan armada bus. Pemudik dengan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) melalui Terminal Kalideres diprediksi baru akan mencapai puncaknya besok, Sabtu (01/6).
Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen memprediksi puncak arus mudik di Terminal Kalideres baru akan terjadi besok lantaran hari ini, Jumat (31/5) masih ada beberapa kantor yang masuk kerja. "Ini kan masih ada yang masuk kerja, swasta, pabrik masih ada yang masuk. Besok sepertinya (puncak arus mudik)," ujar Revi kala ditemui JawaPos.com di kantornya di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (31/5).
Lebih jauh, Revi menyebut peningkatan penumpang di Terminal Kalideres sudah terjadi sejak H-10 atau Senin (27/5) lalu. "Sudah mulai ramai sejak H-10. Terus meningkat di H-7 kemarin. Sore hingga malam hari ini juga masih akan terus meningkat terus pemudiknya," terangnya.
Photo
Ilustrasi: Terminal Kalideres. (RianAlfianto/JawaPos.com)
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, arus mudik tahun ini dengan bus di Terminal Kalideres diprediksi Revi juga akan mengalami peningkatan. Adapun angkanya, pria berkumis itu memprediksi akan terjadi lonjakan sebesar tujuh hingga delapan ribu penumpang dibandingkan musim mudik tahun lalu.
Pantauan JawaPos.com di lapangan, pemudik yang melalui Terminal Kalideres kebanyakan akan berangkat ke daerah-daerah di Pulau Jawa. Hal tersebut dibuktikan dengan menumpuknya penumpang di loket-loket bus tujuan Jawa seperti, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Penumpang ke tujuan lain seperti Pulau Sumatera semisal Lampung, Palembang, Medan dan Padang juga ada. Namun antrean penumpangnya tak sebanyak penumpang tujuan Jawa yang hingga mengular.
Mendukung keaman dan kenyamanan pemudik di Terminal Kalideres, pengelola terminal juga memasang sebanyak 32 kamera pengawas atau CCTV yang tersebar di seluruh area vital terminal. Monitor pengawas di pasang langsung di ruang Revi Zulkarnaen selaku Kepala Terminal. Tampak dalam gambar, Kepala Terminal langsung memberikan arahan melalui radio panggil jika terdapat kepadatan yang menyebabkan tersendatnya sirkulasi arus kendaraan menuju dan dari dalam terminal.
Selain fasilitas CCTV, di lapangan juga ditemui fasilitas kesehatan berupa posko kesehatan yang bisa dimanfaatkan secara gratis baik oleh pemudik maupun awak bus. Tambahan ruang tunggu dari tenda-tenda juga disiapkan pengelola terminal.
Photo
Posko kesehatan di Terminal Kalideres. (RianAlfianto/JawaPos.com)
Untuk operasional sejak H-10 lalu hingga H+10 Lebaran mendatang, Terminal Kalideres menyiagakan sebanyak 250 lebih anggota gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan tenaga medis dari Puskesmas Kecamatan Kalideres. Adapun anggota-anggota tersebut yang tergabung dalam operasi mudik Lebaran di Terminal Kalideres dibagi menjadi dua shift khusus untuk Dishub dan tenaga medis. Sementara untuk pengamanan oleh TNI dan Polri nonstop mengawal 24 jam.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
