
Villa yang hancur di Pantai Carita akibat diterjang tsunami. Kondisinya sudah tak bersisa lagi.
JawaPos.com - Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, PT Jababeka Tbk, butuh dana sekitar Rp 150 miliar untuk membenahi kerusakan yang disebabkan tsunami di Selat Sunda. CEO dan Founder Jababeka Setyono Djuandi Darmono mengatakan, PT Banten West Java, anak usaha PT Jababeka Tbk mengalami kerusakan gedung sekitar 30 persen.
Sisa 70 persennya tinggal dibersihkan dan bisa diperbaiki. Kerusakan tersebut baru berdasar pandangan mata, belum dilakukan penghitungan detail. "Kalau itu perlu dibangun kembali barangkali Rp 150 miliar untuk 30 persen itu," ungkapnya dalam konferensi pers di Menara Batavia Jakarta kemarin (24/12).
Dia menerangkan, kerusakan 30 persen diperkirakan bisa dibangun dengan menggunakan klaim dari asuransi.
Di Tanjung Lesung ada lima hotel dengan ukuran besar dan kecil. Pasca kejadian itu, imbuh dia, promosi harus lebih gencar lagi. Untuk mengembalikan sampai ke kondisi semula, dibutuhkan waktu sekitar enam bulan. Proyeksi pengunjung di akhir tahun yang semula untuk masyarakat yang mau berlibur dialihkan untuk pengunjung dengan tujuan lain.
Misalnya, masyarakat yang mau membantu korban atau yang akan melakukan penelitian terkait gempa. "Karena kondisi seperti ini tidak bisa diharapkan pengunjung lama bisa kembali dalam beberapa saat," jelasnya.
Pihaknya meyakinkan, bencana yang terjadi tidak berdampak pada bisnis PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. Sebab, perusahaan tidak banyak mencari uang dari bisnis perhotelan. Ditargetkan, hotel kembali beroperasi pada 1 Januari 2019 karena sudah ada yang di-booking. Bagi yang membatalkan booking, uang akan dikembalikan. "Dengan demikian, musibah ini tidak menjadi halangan untuk terus beroperasi," imbuhnya.
Perwakilan Tidar Heritage Foundation Komarudin Hidayat mengatakan, banyak turis yang tertarik dengan Krakatau. Keberadaan Krakatau menjadi daya tarik sekaligus memiliki risiko. "Para ahli optimis bisa ditanggulangi," jelasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
