
Pasukan gabungan TNI dan polisi tiba di Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu (1/5). Humas Satgas Nemangkawi/Antara
JawaPos.com - Masa operasi Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi di Papua akan berakhir pada 1 Juni 2021. Namun, Mabes Polri memutuskan untuk melakukan perpanjangan hingga 6 bulan ke depan.
"Rencananya diperpanjang enam bulan," kata Asisten Operasional (Asops) Kapolri, Irjen Pol Imam Sugianto saat dihubungi, Sabtu (29/5).
Imam menuturkan, saat ini Mabes Polri masih membahas pola operasi yang akan diterapkan selama 6 bulan ke depan. Operasi masih difokuskan untuk pengejaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan menciptakan situasi aman di Papua. "Sedang dirumuskan pola operasinya," jelas Imam.
Sebelumnya, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga telah melakukan kunjungan kerja ke Papua. Dalam kegiatan kali ini, mereka memggelar pertemuan dengan pasukan TNI-Polri yang bertugas di Papua dan beberapa tokoh masyarakat.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya mengingatkan kepada personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi, agar bekerja secara sungguh-sungguh. Mereka dianggap memiliki peran penting dalam menjaga keamanan Papua.
“Tugas saudara semua mengawal untuk memberitahu akan pembangunan yang sudah dilakukan. Petakan dengan baik apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Papua,” kata Sigit dalam keterangan tertulis, Rabu (26/5).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022