
Alm Letkol CPM Dono Kuspriyanto, korban penembakan tentara koboy Serda Jhoni di Jatinegara, Jakarta Timur.
JawaPos.com - Kasus penembakan anggota TNI-AD Letkol CPM Dono Kuspriyanto oleh Serda Jhoni Risdianto terus didalami. Proses hukum ditangani Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau).
Kadispen TNI-AU Marsma Novyan Samyoga berjanji proses hukum kasus tersebut, termasuk nanti dalam sidang di peradilan militer, berlangsung secara transparan. Dia juga memastikan bahwa pelaku akan dipecat dari kesatuannya.
Novyan menegaskan, Serda Jhoni kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Pomau. "(Tersangka) masih ditahan di Lanud Halim Perdanakusuma (Markas Pusat Pomau)," kata Novyan kemarin (27/12).
Menurut dia, Pomau akan mengembangkan penyidikan dengan menerima berbagai informasi. Termasuk informasi dari keluarga Letkol Dono yang menyebutkan bahwa pelaku pembunuhan lebih dari satu orang alias bukan hanya Serda Jhoni. "Silakan saja ada pendapat itu. Tapi yang pasti, semua informasi kami selidiki,'' jelas Samyoga.
Selain itu, pihaknya terus mencari peluru di lokasi kejadian. "Intinya, semua proses nanti terbuka di peradilan militer,'' sebut dia.
Seperti diketahui, tim gabungan TNI-Polri menemukan total sembilan selongsong peluru di lokasi penembakan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Padahal, dari rilis resmi, peluru yang menembus mobil yang dikendarai Letkol Dono sebanyak empat butir. Yang menjadi misteri adalah keberadaan lima peluru lainnya.
Kapendam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi mengatakan, Pomau menyelidiki seluruh peluru yang ditembakkan Serda Jhoni. Termasuk lima peluru yang belum ditemukan. "Selongsongnya kami temukan sembilan butir. Berarti kan logikanya dia nembak sembilan kali. Nah, ya sudah, sementara ini sedang penyelidikan ke mana lima peluru itu," tutur Kristomei.
Menurut Kristomei, proses hukum kasus Serda Jhoni ditangani langsung oleh Pomau. "Prosesnya masih berjalan," kata dia. Dia berharap proses hukum bisa berjalan cepat.
Sebagaimana diketahui, Serda Jhoni melakukan penembakan hingga menewaskan Letkol Dono di kawasan Jatinegara. Insiden tersebut berawal dari mobil dinas yang dikendarai Letkol Dono menyerempet sepeda motor yang dikendarai Serda Jhoni.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
