Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 April 2026 | 00.09 WIB

Gelar Uji Kompetensi Calon Ketua DPC se-Jakarta, PKB Terapkan Tes Psikotes Berstandar Perwira TNI

DPW PKB Jakarta menggelar Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) untuk 20 bakal calon Ketua DPC PKB se-Jakarta. (DPW PKB DKI Jakarta) - Image

DPW PKB Jakarta menggelar Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) untuk 20 bakal calon Ketua DPC PKB se-Jakarta. (DPW PKB DKI Jakarta)

JawaPos.com — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jakarta menggelar Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) untuk 20 bakal calon Ketua DPC PKB se-Jakarta. Tahapan ini digelar untuk meningkatkan standar rekruitmen calon pemimpin partai di tingkat wilayah.

Sekretaris Wilayah DPW PKB Jakarta, Mohammad Fauzi mengatakan, UKK ini digelar secara serius oleh partai. Tujuannya membangun kepemimpinan partai yang lebih siap mengejar kemenangan.

“Ini model rekrutmen baru. Kita ingin memastikan pemimpin PKB ke depan benar-benar punya kapasitas, integritas, dan daya gerak. Ini fondasi menuju PKB Masa Depan Jakarta,” ujarnya di Aula DPW PKB Jakarta, Kamis (23/4).

Asesmen kali ini juga tidak hanya dilakukan internal partai. Turut melibatkan tim independen dari Rumah Besar Konseling Islam (RBKI) dengan pendekatan psikotes berstandar TNI level perwira.

Dengan cara ini, para kandidat tidak hanya digembleng secara aspek politik, tapi juga ketahanan mental, kepemimpinan, hingga kemampuan pengambilan keputusan dalam tekanan.

“Penilaiannya objektif. Yang menentukan lulus atau tidak adalah peserta sendiri. Walaupun suasananya santai, standar yang kita pakai sangat tinggi,” tegas Fauzi.

UKK ini menjadi gerbang utama sebelum DPW menetapkan Ketua DPC definitif. Hasil asesmen nantinya akan diserahkan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB sebagai bahan evaluasi menyeluruh—mulai dari kekuatan, kelemahan, hingga potensi masing-masing kandidat.

Fauzi mengatakan, ketua DPC PKB di Jakarta memiliki posisi yang sangat strategis. Sehingga, dibutuhkan pemimpin berkualitas yang bisa bekerja secara maksimal untuk kerja-kerja partai.

“Kita tidak bisa bicara kemenangan kalau pemimpinnya tidak punya kapasitas. Ketua DPC itu motor penggerak. Harus terukur, tidak bisa coba-coba,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore