JawaPos Radar

Breaking News: OTT di Medan, KPK Tangkap Hakim dan Panitera

28/08/2018, 12:48 WIB | Editor: Kuswandi
Barbuk OTT, Penyidik KPK
Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti uang suap hasil operasi tangkap tangan (OTT) Hakim PT Manado beberapa waktu lalu. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi senyap yang dilakukan di wilayah Sumatera Utara pada Selasa (28/8), tim berhasil mengamankan sejumlah pihak, di antaranya seorang yang berprofesi sebagai hakim.

"Ada OTT di Medan, Hakim PN Tipikor Medan," terang sumber JawaPos.com di KPK. Senada dengan sumber pertama, sumber kedua pun membenarkan ihwal adanya OTT tersebut. "Benar ada OTT di Medan," imbuh sumber tersebut.

Senada dengan keduanya, sumber ketiga JawaPos.com juga membenarkan jika ada kegiatan penindakan yang dilakukan di Kota Medan. "Apgakum (aparat penegak hukum) yang di-OTT," papar sumber tersebut.

Penyidik KPK
Ilustrasi penyidik KPK saat sedang melakukan penggeledahan di kantor firma hukum. (Ridwan/JawaPos.com)

Selain menangkap seorang hakim, dalam kegiatan penindakan tersebut, sumber tersebut juga mengungkapkan jika tim KPK berhasil menciduk sejumlah pihak lain yang diduga turut serta dan menyaksikan kegiatan penangkapan terhadap sejumlah terduga pelaku. Salah satunya adalah pihak panitera.

Lebih lanjut, tim juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dugaan duit suap yang diberikan pihak penyuap terhadap hakim. Namun, soal berapa nominal duit suap dan apa motif pemberian suap terhadap oknum hakim di PN Medan, sumber tersebut belum bersedia membeberkan.

Di lain pihak, ketika dikonfirmasi terkait adanya operasi tangkap tangkap (OTT) yang dilakukan pihaknya, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan membenarkannya. "Ya benar, ada kegiatan tim penindakan di Medan dalam beberapa hari ini. Tadi pagi, Selasa 28 Agustus sampai siang ini, setidaknya 8 orang diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Basaria ketika dikonfirmasi.

(ce1/ipp/rdw/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up