
OTT KPK: Suasana Gedung Pengadilan Negeri Medan pascapenangkapan beberapa hakim dan Panitera oleh KPK, Selasa (28/8).
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan memboyong enam orang petinggi di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (28/8). Mereka diciduk lantaran terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.
Selain dikabarkan membawa 4 hakim, termasuk Ketua dan Wakil Ketua PN Medan, petugas juga turut mengamankan 2 orang panitera. Saat dikonfirmasi, Humas PN Medan Erintuah Damanik membenarkan hal tersebut. " Ya (mereka dibawa KPK,red)," katanya, Selasa (28/8).
Keenam orang yang dibawa KPK tersebut, imbuhnya yakni Ketua PN Marsudin Nainggolan, Wakil Ketua PN Wahyu Prasetyo Wibowo, Hakim Meraoke Sinaga (Sontan), Hakim Ad Hoc Tipikor Merry, dan dua orang panitera yakni Elpandi dan Oloan Sirait.
Kendati demikian, pihaknya belum mengetahui keterkaitan OTT tersebut dengan kasus yang tengah ditangani KPK. “Saya tidak tahu pasti, tapi kabarnya terkait pidana korupsi,” sebutnya.
Selain mengamankan nama-nama di atas, sejumlah meja hakim imbuhnya juga turut disegel. "Meja Sontan dan Merry sudah disegel," tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan selain mengamankan sejumlah orang di PN Medan, pihaknya juga menyita sejumlah uang pecahan dalam bentuk dolar Singapura.
"Uang dalam bentuk dolar Singapura juga telah diamankan," ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (28/8).
Saat didesak terkait OTT yang tengah ditangani, Binsar masih enggan membeberkan lebih detail. "Tim sedang bekerja untuk melakukan verifikasi sejumlah informasi dari masyarakat yang kami terima. Jika ada perkembangan akan di-update kembali termasuk berapa orang yang akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta," tutupnya.
Sebelumnya, Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi senyap yang dilakukan di wilayah Sumatera Utara pada Selasa (28/8) tersebut, tim berhasil mengamankan sejumlah pihak, di antaranya seorang yang berprofesi sebagai hakim.
Selain menangkap seorang hakim, dalam kegiatan penindakan tersebut, sumber tersebut juga mengungkapkan jika tim KPK berhasil menciduk sejumlah pihak lain yang diduga turut serta dan menyaksikan kegiatan penangkapan terhadap sejumlah terduga pelaku. Diantaranya adalah pihak panitera.
Lebih lanjut, tim juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dugaan duit suap yang diberikan pihak penyuap terhadap hakim tersebut.
Namun, berapa nominal duit suap dan apa motif pemberian suap terhadap oknum hakim di PN Medan, sumber tersebut belum bersedia membeberkan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
