
Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga Ketua DPD Partai Demokrat di provinsi itu juga.
JawaPos.com - Pada perkara yang lain, permohonan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk berobat ke Singapura tidak mendapat ”restu” dari KPK. Lembaga antirasuah tersebut tetap meminta Lukas datang ke Gedung Merah Putih KPK besok (26/9).
Ihwal kondisi kesehatan yang menjadi alasan Lukas tidak bisa hadir dalam pemeriksaan itu, KPK menyatakan bakal menyiapkan fasilitas tim kesehatan saat pemeriksaan.
Sebagaimana diketahui, tim kuasa hukum Lukas Enembe yang dipimpin Stefanus Roy Rening mendatangi KPK di Jakarta pada Jumat (23/9).
Mereka menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan Lukas yang dijadwalkan besok. Tim kuasa hukum juga didampingi dokter pribadi Lukas untuk menjelaskan kepada KPK kondisi kesehatan tersebut.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, alasan ketidakhadiran tersangka dalam pemeriksaan semestinya disertai dokumen resmi dari tenaga medis. Dengan begitu, tim penyidik bisa melakukan analisis dan mempertimbangkan keinginan Lukas berobat ke Singapura.
Tanpa dokumen resmi, KPK tentu perlu memastikan apakah alasan ketidakhadiran karena kondisi kesehatan itu bisa dipertimbangkan atau tidak. Nah, sebagai jalan tengah, KPK menawarkan solusi kepada pihak Lukas agar yang bersangkutan diperiksa tim dokter KPK. ”Kami harus pastikan dulu dengan memeriksa tersangka ketika dia sudah sampai di Jakarta,” kata Ali kemarin (24/9).
KPK, jelas Ali, punya fasilitas tim medis khusus yang selama ini disediakan untuk memeriksa kondisi kesehatan saksi maupun tersangka. Pihaknya tetap mendukung asas praduga tak bersalah dan hak asasi manusia (HAM) setiap tersangka.
Selain itu, tidak diberikannya izin untuk berobat ke luar negeri tersebut merupakan upaya memastikan proses penyidikan yang dilakukan KPK berjalan efektif dan efisien. Dalam hal ini, kasus dugaan gratifikasi yang telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka. ”Kepatuhan hukum ini tentu tidak hanya untuk dipedomani KPK, namun juga kepada pihak-pihak yang dilakukan pemeriksaan,” imbuh Ali.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
