alexametrics

Penyidik dari Polri dan Walkot Tanjungbalai Ditetapkan jadi Tersangka

23 April 2021, 00:00:33 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan penyidik asal kepolisian, Steppanus Robbin Pattuju (SRP), Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial (MS), dan pengacaranya Maskur Husain (MH) sebagai tersangka. KPK menduga, penyidik asal Korps Bhayangkara Steppanus menerima suap untuk mengurus perkara yang menjerat Syahrial.

“Setelah melakukan proses penyelidikan dan menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/4).

Firli menyampaikan, pihaknya tidak akan menutup-tutupi perkara tindak pidana korupsi, sekalipun itu dilakukan oleh anak buahnya. Dia menegaskan, akan mengusut perkara tersebut.

“KPK kembali menegaskan bahwa memegang prinsip zero tolerance dan tidak akan menoleransi setiap penyimpangan serta memastikan akan menindak pelaku korupsi tanpa pandang bulu,” ujar Firli.

Firli menduga, Steppanus yang merupakan penyidik KPK bersama dengan Maskur Husain menyepakati agar perkara dugaan korupsi yang menjerat Syahrial di KPK tidak lagi dilanjutkan. Kesepakatan itu dengan komitmen uang sebesar Rp 1,5 miliar.

Meski memang dalam penanganan kasus yang diduga menjerat Syahrial di KPK belum secara resmi diumumkan oleh Pimpinan KPK. Sehingga Syahrial melalui pengacaranya, Maskur Husain menyepakati untuk memberikan uang miliaran rupiah kepada Steppanus.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads