
Dua pelaku mutilasi yang dilakukan sepasang kekasih berinisial DAF dan LAS usai melakukan rekonstruksi di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2020). Polda Metro Jaya membawa dua tersangka yakni LAS dan DAF dan tiba di Apartemen Pas
JawaPos.com - Keluarga besar korban mutilasi Rinaldi Harley Wismanu berharap proses penyidikan berlangsung tuntas. Mengungkap latar belakang kasus dan pelaku pembunuhan. Keluarga juga berharap proses penyidikan berlangsung terbuka dan transparan.
Pernyataan ini disampaikan saat pemakaman jenazah korban di rumah duka Nologaten Desa Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (21/9). Penyidikan tak hanya berhenti di kedua tersangka. Terlebih jika ada motif-motif lain yang ditemukan.
“Keluarga berharap kepada penegak hukum agar bisa memberikan hukuman yang maksimal sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kepada siapapun yang merencanakan dan melaksanakan tindakan keji diluar kemanusiaan,” tegas perwakilan pihak keluarga Suwanto seperti dikutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Senin (21/9).
Keluarga Rinaldi beranggapan fakta kasus masih panjang, sehingga penyidik kepolisian wajib mencari otak perencanaan pembunuhan. Dengan begitu bisa dibongkar motif sesungguhnya. “Itulah mengapa penyidikan dibuka terang benderang hingga tahu motif sesungguhnya. Agar keluarga bisa menerima dengan lapang dada. Mungkin juga ini pembunuhan karakter,” katanya.
Jenazah Rinaldi sendiri tiba di rumah duka Senin dini hari, pukul 00.02 WIB. Pemakaman dilaksanakan pagi harinya di Makam Sasonoloyo Nologaten. Tampak hadir Bupati Sleman Sri Purnomo dalam pemakaman ini.
Dalam kesempatan ini keluarga Rinaldi berharap warga tidak menerima begitu saja informasi yang beredar. Untuk dapat mencerna dengan bijak semua informasi terkait Rinaldi. Ini sekaligus menjaga perasaan dari keluarga yang ditinggalkan. “Harap masyarakat bijak mendengar, melihat, membaca dan menyaksikan berita yang beredar,” ujarnya.
Sosok Rinaldi Harley Wismanu merupakan anak sulung empat bersaudara. Sempat mengenyam pendidikan di TK ABA, SD Muhammadiyah Sapen, SMPN 1 Jogja, SMA Muhammadiyah 2 Jogja dan S1 UGM. Sebelum akhirnya lanjut S2 dan S3 di Tokyo University Jepang.
Pria berusia 32 tahun ini menjabat Manager HRD PT Jaya Kobayashi. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Rinaldi ditemukan tak bernyawa di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
