alexametrics
Imbas PPKM Darurat

Anies Minta Karyawan yang Dipaksa Masuk Kantor Saat PPKM Darurat Lapor

5 Juli 2021, 14:55:23 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta karyawan perusahaan yang bekerja pada sektor non esensial dan kritikal, yang dipaksa tetap masuk ke kantor agar melapor ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui aplikasi JAKI. Karena selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021, ibu kota Jakarta menerapkan work from home (WFH).

“Bagi karyawan yang bekerja di sektor non esensial dan perusahaannya memaksa untuk bekerja, laporkan lewat JAKI. Anda laporkan di situ. Biar nanti tim kita bertindak,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Senin (5/7).

Anies memastikan, akan menindak tegas perusahaan-perusahaan yang tetap memaksa karyawannya untuk masuk. Padahal saat ini, Jakarta sedang menerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali hingga 20 Juli mendatang.

Dia mengajak semua pihak, termasuk para pemilik perusahaan bisa mematuhi aturan WFH 100 persen bagi perusahaan non esensial saat PPKM Darurat diberlakukan. Hal ini harus diterapkan tanpa alasan apapun.

“Kasian para karyawan, kalau pimpinan perusahaannya terus memaksakan mereka harus masuk padahal bukan sektor esensial,” tegas Anies.

Dia mengimbau, setiap perusahaan bisa menaati aturan pemerintah dalam rangka mendukung PPKM Darurat. Terlebih memang, hanya sektor esensial yang memang diizinkan tetap berkegiatan di kantor saat masa pembatasan dilakukan.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: