Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Oktober 2020 | 05.09 WIB

Polda NTT Tangkap Pelaku Pembunuhan di Kupang

Polisi menggiring sejumlah pelaku provokasi kasus pembakaran rumah di Desa Tuapukan, Kabupaten Kupang, NTT (4/10). Kornelis Kaha/Antara - Image

Polisi menggiring sejumlah pelaku provokasi kasus pembakaran rumah di Desa Tuapukan, Kabupaten Kupang, NTT (4/10). Kornelis Kaha/Antara

JawaPos.com–Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menyatakan sudah menangkap seorang berinisial AS yang diduga menjadi pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban bernama A meninggal dunia. Peristiwa itu berujung pada pembakaran tujuh unit rumah di Desa Tuapukan, Kabupaten Kupang, Minggu (4/10) siang.

”Jadi ada dua kasus yang mengakibatkan bentrok antarwarga di Desa Tuapukan. Yang pertama pria bernisial A ditemukan meninggal. Karena tidak terima, keluarga korban kemudian membakar rumah AS yang diduga sebagai pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Kabidhumas Polda NTT Kombespol Johannes Bangun seperti dilansir dari Antara di Kupang, Minggu (4/10) malam.


Menurut dia, bentrokan antara dua kelompok warga di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) itu, karena satu orang warga ditemukan meninggal dunia sehingga warga yang marah membakar rumah. ”Jadi ada korban dulu baru rumah warga dibakar,” terang Johannes Bangun.

Dia mengatakan, pelaku penganiayaan sedang diperiksa bersama dengan tiga orang saksi yang mengetahui penyebab mengapa A meninggal dunia. Tak hanya itu, anggota Polda Nusa Tenggara Timur juga menangkap 13 orang yang memprovokasi warga sekitar untuk melakukan aksi balasan dengan membakar rumah warga di daerah itu.

”Kami amankan beserta dengan sejumlah barang bukti mulai dari parang, pisau, busur, dan beberapa barang bukti lain,” ujar Johannes Bangun.

Lebih lanjut dia menegaskan, Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif akan menindak dengan tegas pelaku pembunuhan dan pelaku-pelaku provokasi kasus penganiayaan dan pembakaran enam rumah di desa tersebut. ”Bapak Kapolda berharap agar masyarakat percayakan kasus di Desa Tuapukan itu kepada Polda NTT dan akan diusut secara tuntas,” ucap Johannes Bangun.

Saat ini situasi keamanan di tepat kejadian peristiwa sudah kembali kondusif dan aman. Jalan yang sebelumnya ditutup warga setempat, juga sudah dibuka kembali. Sehingga, aktivitas lalu lintas berjalan normal. Sebanyak 250 personel baik dari Polda NTT maupun dari Polres Kupang, berada di lokasi kejadian untuk mencegah bentrokan susulan di daerah itu.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=osLm6_7t0SQ

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore