
Ilustrasi penganiayaan. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Langkah tegas diambil oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kasus penganiayaan 2 siswa Sekolah Polisi Negara (SPN). Usai menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP), 1 pelaku dipecat dari dinas kepolisian sementara 1 polisi lainnya mendapat sanksi demosi.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dijatuhkan kepada Bripda Torino Tobo Dara. Yang bersangkutan terbukti melakukan penganiayaan terhadap 2 siswa. Tindakan itu bahkan viral di media sosial.
”Tidak hanya melanggar aturan, tapi juga mencederai nilai-nilai dasar kepolisian. PTDH adalah bentuk keseriusan Polri menjaga marwah institusi,” ungkap Kombes Henry.
Selain Bripda Torino Tobo Dara, sanksi tegas berupa demosi juga diberikan kepada Bripda Gilberth Hein De Reynald Puling. Dia terbukti tidak menghentikan penganiayaan dan dengan sadar merekam penganiayaan yang terjadi. Putusan KKEP menyebut perilaku polisi itu sebagai perbuatan tercela.
Menurut Henry, Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko sudah menekankan bahwa kekerasan dalam proses pendidikan atau kedinasan tidak boleh terjadi. Polri berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang humanis, disiplin, dan jauh dari praktik kekerasan.
”Setiap pelanggaran akan diproses secara transparan. Tidak ada ruang bagi perilaku yang mencederai nama baik institusi,” tegasnya.
Sebelumnya, viral di media sosial seorang polisi memukul 2 siswa di SPN Polda NTT. Video itu beredar luas sejak Jumat pekan lalu (14/11). Dalam video itu terdengar suara polisi yang memberikan aba-aba untuk memukul. Selain itu, terdengar pula suara korban yang menolak namun tetap dipukul dan ditendang.
Belakangan diketahui bahwa kedua korban berinisial KLK dan JSU. Sementara pelaku adalah polisi bernama Bripda Torino Tobo Dara dan Bripda Gilberth Hein De Reynald Puling. Keduanya sudah mendapat sanksi tegas melalui sidang KKEP yang sudah dilaksanakan oleh Polda NTB.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
