
Ilustrasi: Universitas Indonesia (Istimewa)
JawaPos.com - Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2021 Statuta Universitas Indonesia (UI) mengundang perdebatan sejumlah pihak. Sebab, banyak yang menilai bahwa statuta tersebut tiba-tiba muncul.
Akan tetapi, Bambang Brodjonegoro yang merupakan Guru Besar UI sekaligus anggota Majelis Wali Amanat (MWA) tim pembuat statuta mengatakan bahwa hal itu tidak benar. Proses pembuatan statuta dilakukan sejak lama.
Bambang sendiri ikut serta dalam diskusi pembuatan PP tersebut. Namun dia memang sempat absen beberapa kali pembahasan bersama Dewan Guru Besar (DGB), MWA, rektorat, Senat Akademika itu.
Baca Juga: Dewan Guru Besar UI Tegaskan Statuta UI secara Cacat Formal
"PP ini tidak dibuat mendadak. Sebagai pejabat yang dulu pernah di pemerintahan, saya tahu bikin PP apapun tidak ada yang cepat, kecuali itu amanat presiden," kata dia Forum Diskusi Salemba dikutip, Jumat (30/7).
Adapun, pembahasan PP statuta UI tersebut telah berjalan sejak akhir 2019 lalu. Memang kata dia terjadi proses yang lama untuk PP yang bersifat teknis itu.
Menurutnya, keluarnya PP ini memang berpotensi akan menimbulkan gesekan. Ditambah lagi tengah ada kontroversi yang melibatkan Rektor UI.
"Lama dari sisi administrasi. Lama dari segi pembahasan, sampai lama akhirnya diundangkan kini. PP keluar itu timingnya pas saja dengan unsur di medsos yang melibatkan rektor UI," tandasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
