
Menko Polhukam Mahfud M.D. Humas Kemenko Polhukam/Antara
JawaPos.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengklaim penanganan korupsi era kepemimpinan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menunjukkan prestasi pada tahun pertama. Menurutnya, narasi pelemahan KPK dengan adanya revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 perubahan atas UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK tidak terbukti.
’’KPK dianggap lemah, lalu pemeritah lagi yang dituding. Padahal kita sudah mengatakan KPK itu independen meskipun sebenarnya. Kalau kita mau objektif, tahun pertama KPK yang sekarang dibandingkan dengan tahun pertama KPK yang sebelumnya, itu objektifnya jauh lebih banyak sekarang prestasinya,’’ kata Mahfud dalam Webinar Dewan Pakar KAHMI, Senin (28/12).
Mahfud lantas membandingkan era kepemimpinan Firli Bahuri dengan Ketua KPK sebelumnya, Agus Rahardjo. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menyebut, pada tahun pertama Agus menjabat tidak membuahkan prestasi. ’’Kita ingat Agus Rahardjo menjadi Ketua KPK pertama bersama Saut dan sebagainya, itu tahun pertama nggak bisa berbuat apa-apa,’’ ujar menteri kelahiran Sampang, Madura, 13 Mei 1957 itu.
Mahfud menyangkal revisi UU KPK dan kepemimpinan Firli Bahuri melemahkan kinerja KPK. Hal ini bisa dilihat dari kinerja KPK yang berhasil meringkus dua menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan serta Juliari Peter Batubara sebagai Menteri Sosial yang ditetapkan sebagai tersangka.
’’Ini sekarang setahun sudah bisa menangkap menteri, DPR, DPD, DPRD Bupati dan Wali Kota juga ditangkapi, juga udah lebih banyak saat ini sebenarnya,’’ cetus Mahfud.
Kendati demikian, Mahfud tak memungkiri akibat revisi UU KPK kini dalam rumpun eksekutif. Namun dia menegaskan, dalam kinerjanya tidak berada di bawah bayang-bayang eksekutif. ’’KPK itu adalah lembaga di dalam rumpun eksekutif, tetapi bukan bagian dari lembaga eksekutif seperti KPU juga, Komnas HAM itu kan rumpunnya eksekutif, tapi bukan bagian, apalagi bawahan eksekutif,’’ tegasnya. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=yI2RfDHaoU8
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
