
sejumlah jamaah haji Indonesia berada di puncak Jabal Rahmah (24/8). Mereka berada di puncak sekaligus untuk menikmati matahari tenggelam. Hilmi Setiawan/Jawa Pos
JawaPos.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali membuka lowongan pekerjaan. Total tersedia 35 kursi untuk orang-orang terpilih. Dengan posisi beragam mulai dari asisten manager sampai kepala divisi.
Anggota Badan Pelaksanaan Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) BPKH Rahmad Hidayat menjelaskan, dibukanya lowongan pekerjaan itu untuk meningkatkan kinerja BPKH. ’’Khususnya setelah adanya restrukturisasi,’’ katanya Kamis (28/7).
Lebih lanjut Rahmad mengatakan dengan adanya restrukturisasi itu, maka muncul struktur organisasi yang baru. Sehingga membutuhkan pegawai baru yang mumpuni sesuai dengan bidangnya. Dia mejelaskan semakin banyak yang melamar, tentu semakin baik.
’’Karena akan semakin banyak pilihan mendapatkan SDM terbaik sesuai kebutuhan organisasi,’’ jelasnya. Dia menuturkan sesuai dengan informasi lowongan kerja yang sudah diumumkan, total yang direkrut sebanyak 35 orang. Dia berharap dalam rekrutmen ini bisa dijaring orang-orang yang terbaik. Sehingga mampu meningkatkan kinerja BPKH.
Dia mengatakan informasi detal soal rekrutmen pegawai BPKH itu bisa diakses langsung di webiste www.bpkh.go.id. Rahmat mengatakan, masyarakat yang berniat melamar lowongan BPKH itu sebaiknya mencermati persyaratan yang ditentukan. Baik itu kualifikasi pendidikan sampai ketentuan syarat administrasi.
Beberapa jabatan yang dibuka dalam lowongan ini. Diantaranya adalah Manager Administrasi Keuangan, Manager Perencanaan, Kepala Divisi Pengembangan, Manajer Investasi Luar Negeri, Manajer Kerja Sama Luar Negeri, dan lainnya. Syarat umum yang ditetapkan diantaranya adalah usia minimal 18 tahun dan pendidikan terakhir S1 sampai S2.
BPKH merupakan badan yang bertugas mengelola dana haji. Dana tersebut berasal dari setoran awal pendaftaran haji. Setiap orang yang mendaftar haji, wajib membayar setoran awal Rp 25 juta. Dana haji yang terkumpul dan dikelola BPKH saat ini berkisar Rp 135 triliun.
Hasil pengelolaan dana haji itu digunakan untuk subsidi atau indirect cost biaya haji. Tahun ini total subsidi dana haji yang digelontorkan BPKH mencapai Rp 6,2 triliun. Seperti diketahui tahun ini rata-rata biaya haji dipatok Rp 35 jutaan. Padahal biaya riil haji tahun ini sekitar Rp 69 juta. Dalam kesempatan lain Kepala BPKH Anggito Abimanyu menuturkan, target hasil pengelolaan dana haji tahun ini bisa mencapai Rp 7,5 triliun hingga Rp 8 triliun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
