
Kabupaten Tabalong tertutup asap karhutla pada Sabtu (24/10/2026). (Istimewa)
JawaPos.com - Perusahaan asal Malaysia, Johor Corporation (Jcorp) membantah terhubung dengan perusahaan perkebunan asal Indonesia yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Hal tersebut diungkapkan menyusul laporan terbaru yang diterbitkan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) yang menyebut bahwa 21 perusahaan yang terafiliasi dengan entitas bisnis Malaysia diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan di Indonesia selama periode Januari hingga September 2026.
Baca Juga:Soroti Karhutla, Anggota DPR Malaysia Minta Perbankan Hentikan Biayai Proyek yang Rusak Lingkungan
Perusahaan pelat merah asal Malaysia tersebut menyebut bahwa informasi yang disampaikan oleh Walhi tentang Jcorp yang masih memiliki, mengendalikan, atau mengoperasikan perusahaan-perusahaan yang dimaksud tidak benar.
“Sebagai lembaga milik pemerintah, insinuasi yang tidak beralasan ini menimbulkan kerugian serius terhadap reputasi JCorp dan Pemerintah Negara Bagian Johor,” tulis Jcorp dilansir Malaymail, Rabu (28/10).
Selain membantah hal tersebut, perusahaan juga menyebut bahwa perusahaan di Indonesia yang diduga melakukan pembakaran hutan dan dikaitkan berafiliasi dengan Jcorp sudah sepenuhnya dilepas pada tahun 2007.
Baca Juga:Tanggapi soal Oksigen dari Indonesia, Kalam Salan: Lha, Alas Malaysia kui Apa Mung Plastik?
Adapun, pelepasan saham yang dilakukan oleh Jcorp mencakup PT Graha Cakra Mulia, PT Sumber Mahardhika Graha, PT Salonok Ladang Mas, dan PT Harapan Hibrida Kalbar pada 8 Agustus 2007.
Selanjutnya, PT Trimurti Sumbertama dilepas pada 26 September 2007. Seluruh transaksi divestasi tersebut tercatat dalam laporan tahunan JCorp 2008.
Selain itu pada 6 Juli 2023, Kulim kembali melepas seluruh kepemilikan sahamnya di dua perusahaan lain, yakni PT Tempirai Palm Resources dan PT Rambang Agro Jaya, kepada PT Bakung Starch Lestari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022