
Pekatnya kabut asap imbas kebakaran lahan menyelimuti kawasan Kabupaten Balangan. Tingkat polusi udara akibat karhutla tercatat mencapai status Sangat Tidak Sehat. (M Dirga/Radar Banjarmasin)
JawaPos.com - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai rata-rata 10 ribu kasus per pekan selama lima pekan berturut-turut. Tren tersebut menjadi perhatian di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di Tanah Air.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel Diauddin mengatakan, pada pekan terakhir jumlah kasus ISPA tercatat sekitar 10 ribu. Kasus tersebar di seluruh wilayah Kalsel dengan jumlah terbanyak di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kota Banjarbaru.
“ISPA minggu kemarin ada 10 ribuan. Tersebar di seluruh provinsi, dengan terbanyak di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Dalam lima minggu ini kita rata-rata 10 ribuan kasus,” katanya seperti dikutip dari Radar Banjarmasin, Rabu (21/10).
Namun begitu, Diauddin mengaku bahwa langkah antisipasi terhadap dampak karhutla telah disiapkan sejak sebelum puncak musim kebakaran.
Sejak Juli 2026, Dinkes Kalsel telah meminta seluruh rumah sakit dan puskesmas meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi kemungkinan lonjakan gangguan kesehatan akibat kabut asap.
Selain itu, Dinkes Kalsel telah menyediakan 113 titik rumah oksigen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan terkait gangguan pernapasan.
“Rumah oksigen kita sudah ada 113 titik. Kalau rumah sakit dan puskesmas, sejak Juli sudah kita minta untuk siap siaga menghadapi dampak karhutla,” tambah Diauddin.
Dinkes Kalsel memastikan fasilitas pelayanan kesehatan tetap siaga melayani masyarakat yang terdampak. Rumah oksigen juga diharapkan dapat menjadi salah satu sarana penanganan awal bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan ketika kualitas udara memburuk.
Di tengah kondisi tersebut, Diauddin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih terjadi. Warga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun dan menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Prediksi Skor Flamengo vs Estudiantes: Misi Tuan Rumah Amankan Tiket Final Copa Libertadores 2026
Prediksi Skor PSBS Biak vs Barito Putera: Laskar Antasari Berpeluang Menang Telak
Prediksi Skor Alaves vs Malaga: Tuan Rumah Berpeluang Menang Satu Gol
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022