Ilustrasi: Petugas darat memasukan garam untuk penyemaian garam (NaCl) saat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (22/09/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam mengurangi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel).
Operasi yang berlangsung pada 16–25 Oktober 2026 tersebut menggunakan bahan semai dry ice atau es kering untuk membantu menipiskan asap yang menyelimuti wilayah terdampak.
Metode penyemaian dry ice diterapkan untuk membantu mengurai asap yang terperangkap di lapisan bawah atmosfer. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi atmosfer di lapangan. Apabila kondisi mendukung pertumbuhan awan hujan, operasi dapat dikombinasikan dengan penyemaian garam atau natrium klorida (NaCl).
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan, Thomas Nifinluri, mengatakan pelaksanaan OMC untuk penanganan asap karhutla di Sumatera Selatan menggunakan anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Kehutanan.
Berdasarkan data sementara BMKG, pelaksanaan OMC menggunakan dry ice menunjukkan adanya perubahan konsentrasi partikulat halus PM2.5. Konsentrasinya tercatat turun dari 660 pada pagi hari, yang masuk kategori berbahaya, menjadi 208 pada sore hari setelah sortie penerbangan kedua, meskipun kualitas udara masih berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Selain itu, jarak pandang atau visibility juga mengalami peningkatan. Dari semula sekitar 300 meter pada pukul 09.00 WIB, jarak pandang bertambah menjadi 2.800 meter pada sore hari.
“Untuk membantu mengatasi kondisi tersebut, dilaksanakan modifikasi cuaca untuk penanganan asap akibat karhutla. Pendekatan secara khusus menggunakan bahan semai dry ice ditujukan untuk menipiskan asap karhutla, dengan memengaruhi kondisi suhu atmosfer dan membantu mengganggu kestabilan lapisan inversi, sehingga pergerakan udara menjadi lebih baik dan konsentrasi asap di dekat permukaan berpotensi berkurang,” kata Thomas kepada wartawan, Minggu (18/10).
Pada hari pertama pelaksanaan, OMC dilakukan melalui satu sortie penerbangan dengan membawa sekitar 800 kilogram bahan semai dry ice di wilayah sekitar Palembang. Untuk hari berikutnya, penerbangan direncanakan berlangsung dalam dua sortie, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan cuaca dan kondisi atmosfer.
Thomas menuturkan, pelaksanaan operasi akan terus dievaluasi berdasarkan dinamika atmosfer. Jika lapisan inversi mulai menipis dan terdapat potensi pembentukan awan hujan, penyemaian dry ice dapat dipadukan dengan bahan semai garam untuk mendukung proses pembentukan hujan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa penanganan karhutla dilakukan melalui kerja sama lintas instansi. Unsur yang terlibat meliputi TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, Manggala Agni Kemenhut, Masyarakat Peduli Api, hingga para relawan.
“Upaya penanganan karhutla perlu dilakukan secara terpadu, tidak hanya melalui pemadaman di lokasi kebakaran, tetapi juga dengan langkah-langkah untuk mengurangi dampak asap terhadap masyarakat,” tutur Dwi.
Ia menambahkan, OMC dengan pendekatan penipisan asap menjadi salah satu langkah pendukung untuk membantu memperbaiki kualitas udara di daerah terdampak karhutla.
“Pelaksanaan OMC dengan pendekatan penipisan asap ini menjadi salah satu upaya pendukung yang diharapkan dapat membantu memperbaiki kualitas udara di wilayah terdampak,” pungkasnya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022