
Ketua DPP PDIP, Komarudin Watubun menilai tindakan yang menjerat Hamenang bertentangan dengan prinsip dan arahan partai kepada seluruh kader, khususnya mereka yang menduduki jabatan publik. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - PDI Perjuangan memastikan partainya segera memecat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dari keanggotaan partai. Langkah tersebut diambil setelah Hamenang ditetapkan sebagai tersangka atas perkara korupsi yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Kamis (15/10).
Ketua DPP PDIP, Komarudin Watubun menilai tindakan yang menjerat Hamenang bertentangan dengan prinsip dan arahan partai kepada seluruh kader, khususnya mereka yang menduduki jabatan publik. Ia menyesalkan kasus tersebut terjadi meski telah berulang kali mengingatkan kader agar tidak menyalahgunakan jabatan untuk memperkaya diri.
"Kami menyesalkan atas tindakan Bupati Klaten yang sebenarnya beberapa waktu lalu kami rutin mengingatkan para kader partai, baik di eksekutif maupun legislatif, bekerja untuk rakyat. Jangan sekali-kali menggunakan kesempatan untuk korupsi," kata Komarudin kepada wartawan, Minggu (18/10).
Komarudin mengungkapkan, dirinya telah memanggil sejumlah kepala daerah dari PDIP ke kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada 14 September 2026. Hamenang termasuk dalam jajaran kepala daerah yang dipanggil untuk menerima arahan agar menjauhi praktik korupsi.
Menurut Komarudin, peringatan tersebut juga sejalan dengan pesan Ketua Umum PDIP yang berulang kali mengingatkan para kader di lingkungan eksekutif maupun legislatif agar menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat.
"Ibu ketua umum juga selalu mengingatkan kader-kader, baik di eksekutif maupun legislatif untuk menjauhkan diri dari korupsi. Karena mereka bertugas di situ untuk melayani rakyat, bukan mengumpulkan kekayaan dari hasil korupsi. Berkeringat untuk mendirikan usaha boleh, tetapi jangan dari hasil korupsi," ujar Komarudin.
Atas kasus yang menjerat Hamenang, PDIP kini menyiapkan sanksi organisasi berupa pemecatan tidak dengan hormat. Komarudin menyatakan, partainya akan menerbitkan surat rekomendasi pemecatan pada Senin (19/10) besok.
"Hari Senin besok, kami pecat. Hari Senin kami akan keluarkan surat rekomendasi pemecatan dengan tidak hormat ke yang bersangkutan. Karena kami sudah peringatkan tetapi tetap melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji yang merugikan rakyat," tegas Komarudin.
Komarudin juga menyampaikan peringatan keras kepada seluruh kader yang menjabat sebagai kepala daerah maupun anggota legislatif. Ia meminta mereka menjaga integritas dan tidak menjadikan jabatan publik sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan pribadi melalui praktik korupsi.
Ia menegaskan, partai tidak akan memberikan toleransi kepada kader yang terbukti melakukan tindakan koruptif hingga berurusan dengan penegak hukum.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022