Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 23.39 WIB

Gencar Gerebek Sarang Narkotika, Kapolri Suyudi: Peredaran Narkoba Semakin Masif

Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memerintahkan anak buahnya untuk gencar menggerebek sarang narkotika yang sudah terdeteksi. Langkah itu diambil di awal masa kepemimpinannya lantaran dia menilai peredaran naskoba saat ini sudah semakin masif.

Belakangan, Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri dan jajaran polda telah melakukan penggerebekan di beberapa daerah seperti Jakarta, Sumatera Utara (Sumut), Riau, Sumatera Selatan (Sumsel), dan beberapa daerah lain di Sulawesi serta Kalimantan.

”Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak,” kata Suyudi dalam keterangan resmi pada Selasa (13/10).

Sejak awal Oktober 2026, Polri dibawah Kepemimpinan Suyudi menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait lain mengintensifkan operasi pemberantasan narkotika di sejumlah kawasan rawan narkoba. 

Di Jakarta Barat, operasi gabungan pada Jumat (9/10) menyasar Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah. Sebanyak 24 orang diamankan dalam penindakan tersebut. Langkah tersebut dibarengi penyitaan sejumlah barang bukti.

Operasi serupa juga dilakukan di Sumut dengan menyasar sembilan titik yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. Sebanyak 36 orang diamankan. Petugas juga menyita sekitar 102 gram sabu dan sejumlah barang bukti lainnya dari lokasi penggerebekan.

Di Riau, tidak kurang dari 68 orang diamankan dalam operasi di sebuah tempat hiburan malam. Sebanyak 63 orang diantaranya positif mengonsumsi narkotika berdasar hasil tes urine. Selain itu, penindakan juga berlangsung di Makassar, Palu, Palembang, dan Palangka Raya. 

Di kawasan Borta, Kecamatan Tallo, Makassar, sebanyak 104 orang diamankan, termasuk 3 orang yang diduga sebagai bandar. Rangkaian operasi tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk menindak pelaku sekaligus mengungkap jaringan peredaran narkoba di berbagai daerah.

”Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar peredaran narkotika dapat dicegah dan ruang gerak bandar semakin terbatas,” ucap Suyudi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore