
Polda Metro Jaya mengungkap hasil ekshumasi jenazah Sutrimo, pria asal Banyumawas yang disebut pernah bekerja dengan Febrie Adriansyah. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Usai mengungkap hasil ekshumasi jenazah Sutrimo, Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa kematian pria yang disebut pernah bekerja dengan Febrie Adriansyah itu tidak terkait dengan peristiwa pidana. Polisi belum menemukan terjadinya pelanggaran hukum dan tindak pidana.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadireskrimum) Polda Metro Jaya AKBP I Dewa P.G. Anom menegaskan hal itu dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada Rabu sore (30/9).
Dia menyatakan bahwa jajarannya sudah bekerja sesuai dengan aturan, ketentuan, dan prosedur yang berlaku.
”Berdasarkan fakta-fakta yang telah dikumpulkan dan dianalisa, penyidik berkesimpulan sampai saat ini belum ditemukan adanya bukti yang menunjukkan terjadinya tindak pidana dalam peristiwa meninggalnya saudara Sutrimo,” kata dia di hadapan awak media.
AKBP Anom menyadari bahwa seluruh keluarga Sutrimo butuh kepastian. Demikian pula masyarakat Indonesia yang sejak awal mengikuti berbagai isu kematian lelaki asal Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) tersebut.
Karena itu, penyidik Polda Metro Jaya melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan sesuai prinsip.
Dalam proses penyidikan, Polda Metro Jaya kemudian melakukan analisa secara menyeluruh terhadap semua fakta yang diperoleh. Baik fakta dari tempat kejadian perkara, keterangan saksi, maupun fakta dari jenazah korban yang sudah dilakukan ekshumasi.
”Analisa tersebut meliputi meliputi hasil pemeriksaan saksi dan hasil dari ekshumasi oleh tim dokter forensik, hasil dari Puslabfor (Polri), keterangan para saksi-saksi, serta dokumen yang diperoleh penyidik, termasuk rekaman CCTV dan bukti elektronik,” bebernya.
Hasilnya, sesuai dengan keterangan Anom. Polda Metro Jaya sejauh ini belum menemukan terjadinya tindak pidana atau pelanggaran hukum di balik kematian Sutrimo. Dia memastikan, kesimpulan itu dapat dipertanggungjawabkan oleh penyidik.
”Kami memahami bahwa kebenaran peristiwa dalam perkara ini sangat penting bagi keluarga korban dan bagi masyarakat. Oleh karena itu penyidik sudah bekerja secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan fakta. Apa yang kami sampaikan adalah benar apa adanya sesuai dengan fakta-fakta,” tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022