
Tim SAR evakuasi satu korban meninggal dunia KM Virgo Transport 8, Selasa (22/9). (Istimewa)
JawaPos.com - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melimpahkan penyelidikan kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 kepada Mabes Polri melalui Baharkam Polri. Mabes Polri memastikan, proses hukum akan dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan, pelimpahan penanganan kasus dilakukan oleh Direktorat Polisi Perairan Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair Korpolairud) Baharkam Polri untuk proses hukum lebih lanjut.
Menurut Isir, sejak awal proses hukum telah dilakukan secara terpadu bersama stakeholder terkait. Mabes Polri juga memberikan asistensi dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan, evakuasi, identifikasi korban, hingga proses penegakan hukum.
”Sejak awal kejadian, Polri bersama Basarnas, TNI, dan stakeholder terkait telah melakukan langkah-langkah mitigasi dan penanganan secara terpadu, baik dalam mendukung operasi SAR, evakuasi dan pelayanan kepada korban, keluarga korban, maupun dalam proses penyelidikan dan penyidikan,” terang dia pada Senin (28/9).
Usai dilimpahkan oleh Polda Kalsel kepada Baharkam Polri, Isir menegaskan bahwa proses hukum lanjutan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan. Langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Ditpolairud Polda Kalsel akan diteruskan. Termasuk pendalaman kepada beberapa pihak, termasuk nakhoda dan ABK yang selamat.
”Penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan dan berkoordinasi bersama stakeholder terkait, sehingga setiap fakta yang ditemukan dapat menjadi bagian dari proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata dia.
Bersamaan dengan itu, lanjut Isir, Polri terlibat dalam operasi SAR terhadap korban KM Virgo Transport 8 yang masih berlangsung. Polri bekerja sama dengan Tim SAR Gabungan. Melibatkan Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.
Sampai 28 September 2026, Tim SAR Gabungan telah menemukan 174 orang dari total 243 orang dalam manifes. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat, 66 orang meninggal dunia, dan 69 orang lainnya masih dalam pencarian atau berstatus masih hilang.
Dalam proses pencarian dan penanganan korban, Polri juga memberikan dukungan melalui unsur kapal dan udara serta Tim Disaster Victim Identification (DVI). Tim DVI bekerja bersama unsur terkait untuk melakukan identifikasi terhadap korban meninggal dengan mencocokkan data ante mortem dan post mortem.
”Polri menyampaikan empati dan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Kami memahami bahwa keluarga membutuhkan kepastian dan informasi. Karena itu, bersama Basarnas, TNI dan seluruh stakeholder terkait, kami terus memberikan dukungan terhadap operasi SAR, evakuasi, proses identifikasi,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022