Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 22.42 WIB

Kepala BNPB Prioritaskan Pencarian Korban Galodo Solok

Material banjir bandang berupa lumpur menutupi halaman masjid di sekitar kompleks perkantoran bupati Solok, Sumatera Barat. (dok. warga via Antara) - Image

Material banjir bandang berupa lumpur menutupi halaman masjid di sekitar kompleks perkantoran bupati Solok, Sumatera Barat. (dok. warga via Antara)

JawaPos.com - Penanggulangan dampak banjir bandang atau galodo di Solok, Sumatera Barat (Sumbar) terus berjalan. Hampir 500 orang terdampak galodo yang terjadi awal pekan ini.

“Yang paling utama sekarang adalah pencarian satu korban yang masih belum ditemukan,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto kepada awak media pada Jumat (25/9).

Suharyanto meminta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian bergerak maksimal. Selain pencarian korban, pendataan masyarakat terdampak, pengungsi, rumah dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan juga perlu segera diselesaikan sebagai dasar menentukan langkah penanganan berikutnya.

”Semua yang berkaitan dengan tanggap darurat, masyarakat yang mengungsi, kemudian pendataan kondisi korban itu harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri atas personel BPBD, TRC, TNI-Polri, perangkat nagari dan unsur terkait lainnya terus melakukan pencarian korban, evakuasi, asesmen serta pendataan dampak di lapangan. Penyisiran masih dilakukan di sepanjang aliran sungai.

”Untuk mencari satu korban yang masih dinyatakan hilang,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan.

Pembersihan material lumpur, batu, dan sisa banjir juga terus dilakukan pada jalan, kawasan perkantoran, permukiman dan fasilitas umum yang terdampak galodo. Jembatan penghubung di jalan utama Arosuka telah dapat dilalui secara buka-tutup setelah material galodo dan lumpur dibersihkan.

Sementara itu, perbaikan jaringan kelistrikan yang terputus masih dilakukan oleh PLN. Kemudian normalisasi aliran sungai pascabencana galodo sedang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. BNPB bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait akan terus memperkuat penanganan darurat.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore