
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD kembali mendesak Nusron Wahid untuk mundur dari jabatan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Alasannya, dia meyakini Nusron mengetahui adanya praktik korupsi di kementerian yang dipimpinnya. "Ndak mungkin tidak tahu. Kalau tidak tahu, dia salah sebagai menteri, harus mundur. Kok tidak tahu ada begitu? Dirjen, orang yang setiap hari melapor ke Dirjen itu kan sebelum buat keputusan, lapor. Tidak boleh tidak buat keputusan sendiri," kata Mahfud dalam siniar YouTube Mahfud MD Official, Rabu (23/9).
"Tidak bisa tidak tahu-menahu. Harus tahu. Kalau betul tidak tahu-menahu, ya kalau betul tidak tahu-menahu, dia berarti tidak tidak punya anu di situ, tidak punya kapasitas untuk memimpin itu," sambungnya.
Berdasarkan Ketetapan MPR Nomor 6 dan Nomor 8 Tahun 2001, kata Mahfud, yang terkait Etik Kehidupan Berbangsa dan Rekomendasi Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), Nusron layak dinonaktifkan. "Ketetapan MPR Nomor 6 dan Nomor 8 Tahun 2001. Mundur atau dinonaktifkan secara administratif. Pidananya nanti tunggu panggilan, kan begitu," ujarnya.
Mahfud juga mempertanyakan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hingga kini belum memeriksa Nusron Wahid dalam kasus dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari delapan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka terdapat orang kepercayaan Nusron dan satu Dirjen Kementerian ATR/BPN.
Ia pun khawatir terdapat negosiasi agar Nusron Wahid terlepas dari perkara tersebut. "Saya melihat proses di KPK ini terlalu panjang dramanya. Harusnya kan itu dulu yang dipanggil, diminta keterangan, kan? Kok malah tidak? Itu nanti bisa anu loh itu, bisa dinegosiasikan lagi itu. Kan tempat kita ini suka nego-nego, 'ini selamatkan, ini selamatkan, ini selamatkan'. Akhirnya apa, hilang kasusnya," tandasnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022