
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Endokrinologi, Aman Bhakti Pulungan. (Dimas Choirul/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap penurunan stunting tidak bisa dinilai dalam waktu singkat. Evaluasi perlu dilakukan secara berkala dengan melihat perkembangan angka stunting, termasuk di daerah dengan prevalensi stunting tinggi.
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Endokrinologi, Aman Bhakti Pulungan mengatakan efektivitas intervensi gizi terhadap stunting perlu dilihat setidaknya melalui evaluasi angka stunting setiap tahun.
"Ya nanti kita harus melihat dong, paling tidak ya setiap tahun dinilai angka stunting kita kan? Apakah menurun apa tidak. Tapi kan memang penurunannya itu kan tidak bisa gampang dinilai seperti itu. Harus secara nasional tentunya," kata Aman kepada JawaPos.com usai acara Media Briefing di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (22/9).
Menurut dia, evaluasi juga perlu dilakukan secara lebih spesifik di daerah yang memiliki persoalan stunting cukup tinggi. Dengan begitu, dampak intervensi dapat dilihat berdasarkan kondisi masing-masing wilayah.
"Misalnya daerah yang paling banyak stunting kita lihat berapa persen di situ," ujar Aman yang juga sebagai Ketua Umum Yayasan Kesehatan Anak Global itu.
Aman menjelaskan, intervensi yang menyasar ibu hamil membutuhkan waktu untuk dapat dinilai dampaknya terhadap pertumbuhan anak. Masa kehamilan hingga kelahiran menjadi salah satu periode yang perlu diperhatikan.
"Paling tidak memang harusnya itu kan kehamilan itu kan 9 bulan kan, ya minimal 1 tahun kita menilai setelah itu, minimal paling tidak," jelasnya.
Penilaian kemudian tidak berhenti setelah anak lahir. Jika dikaitkan dengan panjang badan saat lahir, pertumbuhan anak perlu terus dipantau hingga usia balita.
"Nah setelah itu kan kita ikutin lagi dia kan sampai umur 5 tahun kan," lanjut Aman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022