Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 September 2026 | 15.51 WIB

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas Lebih dari 2 Kali Lipat

Kasi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto memaparkan strategi pencarian rombongan jurnalis-kru KM Arupadhatu 1 yang hilang kontak di wilayah Gunung Anak Krakatau, Kamis (17/9/2026) (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo) - Image

Kasi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto memaparkan strategi pencarian rombongan jurnalis-kru KM Arupadhatu 1 yang hilang kontak di wilayah Gunung Anak Krakatau, Kamis (17/9/2026) (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

JawaPos.com – Area pencarian 5 jurnalis dan 3 kru yang hilang di selat Sunda Diperluas dua kali lipat hingga 8.509 nautical mile (NM) persegi, di hari-ke-10, Kamis (17/9).

Sebelumnya, pada hari kesembilan, Rabu (16/9), pencarian mencakup area seluas 3.439 NM persegi.

Kasi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto menjelaskan, perluasan area penyisiran pada hari ke-10 dibagi menjadi 10 sektor utama, dengan harapan bisa memperbesar kemungkinan ditemukannya objek pencarian.

"Diperluas hingga 8.509 NM persegi dengan menyiagakan total 24 unit kapal gabungan di 10 sektor," kata dia, sebagaimana dilansir dari Antara.

Pencarian hari ini melibatkan empat KN SAR milik Basarnas (Banten, Lampung, Jakarta, Bengkulu) dan tiga unit RIB, lima KRI, dua KAL, dan satu RBB TNI AL.

Juga delapan kapal Polairud, satu unit kapal patroli KPLP, serta melibatkan sebanyak 523 personel SAR gabungan.

Area pencarian paling luas berada di sektor C seluas 3.380 NM persegi yang disisir KRI Leuser dan KRI Dewa Kembar, hingga memasuki perairan Samudra Hindia di sebelah barat Pulau Belimbing menuju selatan Pulau Enggano, Bengkulu.

Sementara itu, Sektor A seluas 1.156 NM persegi dikawal KN 213 Bengkulu di perairan barat Sumatera, serta Sektor B (494 NM) oleh RIB 020 memutari Pulau Enggano.

Kemudian, Sektor D (637 NM) oleh KRI Teluk Gilimanuk dan KN SAR Antasena di barat laut Pulau Panaitan hingga pintu Samudra Hindia arah barat laut.

Untuk perairan Lampung, Sektor E (542 NM) disisir KRI Kerambit di selatan Teluk Semangka, lalu Sektor F (484 NM) oleh KN SAR Basudewa memutari Pulau Tabuan.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore