
Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (15/9). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dosen Psikologi Forensik STIH Litigasi Reza Indragiri Amriel menyebut Fahd A. Rafiq cetak hattrick tipikor. Fahd A. Rafiq bolak-balik masuk penjara, itu karena dia bersalah.
Hal itu tidak ada perdebatan. Tapi bahwa Fahd menjadi residivis tipikor, menurut Reza, publik jadi punya alasan untuk dua hal.
”Pertama, mempertanyakan apa yang sebenarnya otoritas pemasyarakatan sudah lakukan terhadap Fahd,” ujar Reza.
Baca Juga:Fokus Pencarian Korban di Badan KM Virgo Transport 8, KRI Canopus dan Drone Laut Dikerahkan
Andai Ditjen Pemasyarakatan pernah melakukan risk assessment terhadap Fahd selama menjadi narapidana, lanjut dia, apakah sudah bisa diramal bahwa Fahd akan mengulangi tindak pidananya?
”Cobalah buka laporan risk assessment Ditjen Pemasyarakatan terhadap Fahd. Di situ setidaknya ada dua data, yakni tingkat potensi residivisme Fahd dan program pembinaan yang diterapkan terhadap Fahd,” papar Reza.
”Atau, jangan-jangan risk assessment itu tidak pernah diterapkan?” tanya pakar psikologi forensik itu.
”Anggap pula, di dalam penjara, Fahd menjalani treatment. Program pembinaan. Rehabilitasi, istilah kerennya. Tapi faktanya, dipenjara alias direhabilitasi selama 2,5 tahun saja belum cukup kuat untuk membentuk imunitas pada diri Fahd,” ungkap Reza Indragiri Amriel.
Terbukti, menurut dia, sekitar tiga tahun setelah keluar dari bui, Fahd kambuh dan melakukan korupsi lagi.
Begitu pula saat kembali berurusan dengan pidana pada 2017 dan menjalani pemenjaraan alias rehabilitasi selama empat tahun. Kurang lebih, dalam kurun lima tahun selepas dari penjara, Reza menyatakan, tahun ini Fahd diringkus dan diduga mengulangi perilaku koruptifnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022