
Helikopter CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) yang akan dikirim ke Indonesia bantu tangani karhutla Kalimantan. (@ModJapan_en)
JawaPos.com - Jepang mengerahkan tiga helikopter CH-47 milik Pasukan Bela Diri Darat Jepang (GSDF) ke Indonesia untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Misi tersebut menjadi operasi pemadaman kebakaran pertama Pasukan Bela Diri Jepang di luar negeri.
Kapal transportasi Pasukan Bela Diri Jepang yang membawa tiga helikopter tersebut tiba di Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat, pada Kamis (10/9). Dilansir dari Kyodo, Kamis (10/9), sekitar 350 personel Pasukan Bela Diri Maritim dan Darat Jepang akan terlibat dalam misi tersebut.
Tiga CH-47 akan beroperasi dari Kalimantan Barat untuk membantu militer Indonesia melakukan pemadaman dari udara selama sekitar satu pekan mulai Minggu (13/9). Helikopter tersebut akan mengambil air dari sungai, kemudian membawanya ke lokasi kebakaran untuk dijatuhkan dari udara.
Setiap helikopter dapat mengangkut sekitar 5 ton air dalam satu kali perjalanan. Kemampuan tersebut akan digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran di kawasan hutan dan lahan gambut yang terdampak.
"Kami akan melakukan segala upaya" untuk menjalankan misi ini demi membantu para korban, kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang.
Kebakaran besar yang terjadi di Indonesia sepanjang Januari hingga Juli telah membakar sekitar 2.000 kilometer persegi kawasan hutan dan lahan gambut.
Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Indonesia berharap kerja sama Jepang dapat membantu menghasilkan respons yang cepat dan efektif dalam menangani bencana tersebut.
Kapal transportasi Kunisaki, kapal kelas Osumi berbobot 8.900 ton, berangkat dari pangkalan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang di Kure, Prefektur Hiroshima, pada 30 Agustus. Kapal tersebut kemudian tiba di Pelabuhan Kijing pada Kamis.
Misi ini merupakan tindak lanjut kesepakatan yang ditandatangani Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin pada Mei. Kesepakatan tersebut bertujuan memperluas kerja sama pertahanan kedua negara, termasuk latihan bersama dan operasi bantuan penanggulangan bencana.
Penggunaan CH-47 untuk operasi kemanusiaan juga memiliki pengalaman penting bagi Jepang. Helikopter jenis tersebut pernah dikerahkan dalam penanganan bencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi pada 2011.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022