
Tangkapan layar kondisi Gunung Anak Krakatau dalam pantauan CCTV Lava93 milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, KESDM. (Dok PVMBG)
JawaPos.com - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dipastikan tidak lagi mengarah ke wilayah DKI Jakarta.
Analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pergerakan angin kini mendorong material vulkanik tersebut menjauhi ibu kota ke arah barat hingga Samudra Hindia.
Informasi ini menjadi kabar baik setelah sempat muncul kekhawatiran terkait dampak paparan abu vulkanik terhadap kualitas udara dan penerbangan di sekitar Jabodetabek.
Baca Juga:Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Pernapasan Anak, IDAI Sarankan 13 Langkah Perlindungan
Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menjelaskan, berdasarkan pantauan citra satelit Himawari-9 per Senin (7/9) pukul 09.00, arah angin secara umum membawa sebaran abu vulkanik ke sektor barat.
Hasil pemantauan tersebut kembali diperkuat pada analisis sejam setelahnya.
"Iya, berdasarkan analisis jam 09.00 WIB, untuk jam 10.00 WIB juga sudah tidak terdeteksi ke arah Jakarta," ujar Andri kepada JawaPos.com, Senin (7/9).
Dua Klaster Sebaran Abu Vulkanik
Berdasarkan data BMKG, terdapat dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi di udara saat ini:
- Ketinggian hingga 15.000 Kaki (±4,6 km): Abu vulkanik meluas ke arah barat daya hingga barat laut. Wilayah yang terdampak mencakup sebagian Banten, Jawa Barat bagian barat-selatan, Lampung, Bengkulu, serta perairan sekitarnya dan Samudra Hindia.
- Ketinggian hingga 50.000 Kaki (±15,2 km): Sebaran abu teramati membumbung lebih tinggi dan membentang jauh di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah barat hingga barat daya Bengkulu, Lampung, dan Banten.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
