Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 05.27 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Malam Ini, Tinggi Kolom Abu Tidak Bisa Teramati

Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami erupsi berulang sejak Jumat (4/9) hingga Sabtu (5/9) dini hari di kawasan Selat Sunda. (Instagram: @tangsel_kampungparakan) - Image

Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami erupsi berulang sejak Jumat (4/9) hingga Sabtu (5/9) dini hari di kawasan Selat Sunda. (Instagram: @tangsel_kampungparakan)

JawaPos.com - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9) pukul 20.23 WIB, melanjutkan rangkaian aktivitas vulkanik yang terjadi sepanjang akhir pekan ini.

Meski tinggi kolom abu tidak teramati secara visual, getaran erupsi terekam kuat di seismograf selama puluhan detik dan memaksa otoritas menetapkan batas jarak aman yang ketat.

Berdasarkan data yang dirilis, erupsi Minggu malam ini terekam dengan amplitudo maksimum 58 milimeter. Proses pelepasan material vulkanik tersebut berlangsung cukup singkat dengan durasi 44 detik.

"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 20:23 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 58 mm dan durasi 44 detik," tulis laporan Badan Geologi ESDM, Minggu (6/9).

Rentetan Aktivitas Vulkanik Akhir Pekan

Sebelum letusan terbaru ini, gunung yang berlokasi di perairan Selat Sunda tersebut memang terus menunjukkan fluktuasi aktivitas. Melalui akun media sosial X, @badangeologi mengonfirmasi bahwa rentetan erupsi menerus sebelumnya sempat terjadi sejak Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB dan baru berakhir pada Minggu (6/9) dini hari pukul 00.04 WIB.

Hanya berselang beberapa jam setelah fase letusan panjang itu berakhir, letusan bertipe strombolian kembali menyembur pada Minggu (6/9) pukul 03.53 WIB. Semburan yang diwarnai lontaran material pijar ini terpantau berlangsung selama sekitar 30 detik.

Peringatan Radius Tiga Kilometer

Menyikapi dinamika vulkanik yang terus berlanjut, Badan Geologi menegaskan bahwa tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini tetap dipertahankan pada Level III (Siaga). Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh hingga Minggu pagi pukul 06.00 WIB.

Untuk menghindari risiko bahaya, otoritas terkait mengeluarkan larangan tegas bagi seluruh elemen masyarakat. Wisatawan, pendaki, maupun warga setempat dilarang keras mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore