
Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami erupsi berulang sejak Jumat (4/9) hingga Sabtu (5/9) dini hari di kawasan Selat Sunda. (Instagram: @tangsel_kampungparakan)
JawaPos.com - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9) pukul 20.23 WIB, melanjutkan rangkaian aktivitas vulkanik yang terjadi sepanjang akhir pekan ini.
Meski tinggi kolom abu tidak teramati secara visual, getaran erupsi terekam kuat di seismograf selama puluhan detik dan memaksa otoritas menetapkan batas jarak aman yang ketat.
Berdasarkan data yang dirilis, erupsi Minggu malam ini terekam dengan amplitudo maksimum 58 milimeter. Proses pelepasan material vulkanik tersebut berlangsung cukup singkat dengan durasi 44 detik.
"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 20:23 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 58 mm dan durasi 44 detik," tulis laporan Badan Geologi ESDM, Minggu (6/9).
Rentetan Aktivitas Vulkanik Akhir Pekan
Sebelum letusan terbaru ini, gunung yang berlokasi di perairan Selat Sunda tersebut memang terus menunjukkan fluktuasi aktivitas. Melalui akun media sosial X, @badangeologi mengonfirmasi bahwa rentetan erupsi menerus sebelumnya sempat terjadi sejak Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB dan baru berakhir pada Minggu (6/9) dini hari pukul 00.04 WIB.
Hanya berselang beberapa jam setelah fase letusan panjang itu berakhir, letusan bertipe strombolian kembali menyembur pada Minggu (6/9) pukul 03.53 WIB. Semburan yang diwarnai lontaran material pijar ini terpantau berlangsung selama sekitar 30 detik.
Peringatan Radius Tiga Kilometer
Menyikapi dinamika vulkanik yang terus berlanjut, Badan Geologi menegaskan bahwa tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini tetap dipertahankan pada Level III (Siaga). Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh hingga Minggu pagi pukul 06.00 WIB.
Untuk menghindari risiko bahaya, otoritas terkait mengeluarkan larangan tegas bagi seluruh elemen masyarakat. Wisatawan, pendaki, maupun warga setempat dilarang keras mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
