Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 19.52 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Kesehatan, Menkes Minta Warga Tak Panik

Petugas membagikan makanan ringan dan minuma kepada calon penumpang pesawat yang terdampak pembatalan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (06/09/2026). - Image

Petugas membagikan makanan ringan dan minuma kepada calon penumpang pesawat yang terdampak pembatalan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (06/09/2026).

JawaPos.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah sementara waktu.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan berbagai gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.

Budi meminta masyarakat tidak panik menghadapi kondisi tersebut. Namun, ia mengingatkan masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan dengan membatasi paparan langsung abu vulkanik.

"Pencegahannya bagaimana? Kalau tidak ada kegiatan yang mengharuskan untuk keluar, usahakan itu tetap di dalam rumah," kata Budi dalam konferensi pers, Minggu (6/9).

Menurut Budi, abu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu sistem pernapasan. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak dianjurkan tetap berada di dalam rumah selama tidak ada keperluan mendesak.

Bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker adalah salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi risiko partikel abu masuk ke saluran pernapasan.

Jika mulai mengalami keluhan pada pernapasan, masyarakat diminta segera mendapatkan penanganan medis.

"Kalau sudah merasa tidak enak pernapasannya, segera ke puskesmas terdekat. Kita sudah men-deploy alat-alat nebulizer dan juga oksigen konsentrator," ujarnya.

Selain saluran pernapasan, paparan abu vulkanik juga berpotensi menyebabkan gangguan pada mata. Budi menyebut mata dapat mengalami rasa gatal hingga iritasi ketika terkena partikel abu.

Karena itu, warga yang terpaksa keluar rumah disarankan menggunakan kacamata sebagai pelindung.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore