
Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan Sidang Tahunan. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat yang berada di wilayah terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan, terutama mereka yang terdampak paparan abu vulkanik.
Imbauan tersebut disampaikan melalui akun Instagram @presidenrepubikindonesia. Dalam pesannya, Presiden turut mendoakan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau dan kawasan Selat Sunda.
"Imbauan Presiden Republik Indonesia terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau. Bismillahirrahmanirrahim. Memanjatkan do’a bersama, semoga Allah SWT senantiasa melindungi seluruh rakyat Indonesia, khususnya saudara-saudara kita yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau dan kawasan Selat Sunda, serta saudara-saudara kita di berbagai daerah yang saat ini tengah menghadapi musibah dan bencana. Semoga diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi setiap ujian," tulis akun @presidenrepubikindonesia, Minggu (6/9).
Selain meminta masyarakat tetap tenang, Prabowo mengingatkan warga agar mengikuti ketentuan keselamatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan pihak berwenang. Masyarakat juga diminta tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.
"Presiden mengimbau seluruh masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan, dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan patuhi sepenuhnya zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang," ujar dia.
Presiden Prabowo disebut terus mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Berbagai laporan mengenai kondisi terkini telah diterima dari sejumlah lembaga dan instansi terkait.
Laporan tersebut berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI, Polri, kementerian terkait, serta pemerintah daerah.
Perhatian khusus juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak sebaran abu vulkanik. Pemerintah mengingatkan warga untuk mengambil langkah perlindungan guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu.
"Kepada masyarakat yang terdampak abu vulkanik, Presiden mengimbau untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker atau pelindung pernapasan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi abu cukup pekat, serta mengikuti petunjuk dari petugas kesehatan dan pemerintah daerah," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
