Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 19.36 WIB

Wujudkan Zero Over Dimension dan Overload 2027, Polri Fokus Langkah Pencegahan 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo bersama Deputi Bidang Koordinasi dan Konektivitas Kemenkoinfra, Odo R.M Manuhutu. (Polri) - Image

Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo bersama Deputi Bidang Koordinasi dan Konektivitas Kemenkoinfra, Odo R.M Manuhutu. (Polri)

JawaPos.com - Korlantas Polri menyatakan mendukung target Zero Over Dimension dan Over Load (ODOL) pada 2027. Polri fokus pada upaya pencegahan.

Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo saat memimpin audiensi bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenkoinfrawil) di Komplek Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Rabu (19/8). 

Wibowo mengatakan, penegakan hukum terhadap pelanggar ODOL adalah langkah terakhir yang dijalankan petugas. Fokus utama tetap pada upaya pencegahan.

"Penegakan hukum ini adalah langkah terakhir. Langkah di hilir. Dan ini bukan menjadi langkah utama. Kami tetap fokus pada tindakan atau kegiatan pencegahan," kata Wibowo. 

Jenderal Bintang Dua Polri ini menyampaikan, kendaraan ODOL memiliki dampak besar terhadap keselamatan lalu lintas, lingkungan, maupun infrastruktur. 

Kendaraan jenis ini akan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Sejumlah jalan nasional, provinsi, hingga jalan desa yang tidak diperuntukkan bagi kendaraan dengan beban berlebih berpotensi mengalami kerusakan.

"Fenomena ini over dimensi atau overload tentunya memiliki dampak terhadap keselamatan lalu lintas dan juga infrastruktur yang sangat luar biasa. Kemudian adalah dampak lingkungan. Emisi gas buang juga akan menjadi lebih tinggi dan tentunya ini akan mempengaruhi termasuk juga ada dampak infrastruktur," jelasnya.

Oleh karena itu, Polri menyatakan mendukung penuh kebijakan Zero ODOL pada 2027. Namun, pelaksanaannya perlu dilakukan secara tepat sasaran dan bertahap, terutama dengan mempertimbangkan momentum Ramadan dan Idul Fitri yang berdekatan dengan awal pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Kegiatan Zero Over Dimension dan Overload ini betul-betul harus kita laksanakan dengan soft, dengan baik, tepat sasaran sehingga tidak mempengaruhi ketersediaan bapokting, termasuk kestabilan harga menjelang puasa maupun Idul Fitri,” tegasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore