Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 19.10 WIB

Pakar ITS Ingatkan Gempa Susulan di NTT hingga 2 Pekan, Bisa Capai Magnitudo 6

Pakar sesimologi dari ITS, Kadek Hendrawan mengingatkan potensi gempa susulan di NTT hingga dua pekan. (Humas ITS) - Image

Pakar sesimologi dari ITS, Kadek Hendrawan mengingatkan potensi gempa susulan di NTT hingga dua pekan. (Humas ITS)

JawaPos.com - Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi (15/8) meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.

Hingga hari keempat pascabencana, Selasa sore (18/8), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 70 orang meninggal dunia dalam bencana tersebut. Lalu jumlah warga yang mengungsi 40.040 jiwa.

Menanggapi hal tersebut, pakar seismologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kadek Hendrawan Palgunadi memperingatkan adanya ancaman gempa susulan hingga dua minggu ke depan.

“Jika diasumsikan gempa utamanya magnitudo 7,7 kemarin (gempa NTT), secara statistik akan ada minimal tiga kali gempa magnitudo 6,” ucap akademisi kelahiran Bali tersebut di Surabaya, Rabu (19/8).

Gempa susulan atau aftershock ini timbul akibat aktivitas penyesuaian sesar-sesar kecil yang berada di sekitar patahan utama. Kadek menjelaskan kekuatan aftershock umumnya akan terus menurun seiring berjalannya waktu.

Lebih lanjut terkait gempa di NTT, lulusan master Geofisika dari Institute De Physique Du Globe, Prancis ini menjalankan bahwa kawasan daratan Flores hingga bagian utara Bali dilintasi oleh sesar Flores Back-Arc Thrust.

Pergerakan sesar aktif ini pernah memicu gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur pada 1992, serupa dengan gempa yang terjadi beberapa waktu lalu, yakni 15 Agustus 2026.

“Seismolog-seismolog Indonesia sudah mengekspektasikan bahwa sesar tersebut (Flores Back-Arc Thrust di NTT), bisa menghasilkan magnitudo maksimal mencapai 7,8,” imbuhnya.

Kadek mengimbau relawan tim evakuasi dan asesmen bangunan serta warga terdampak untuk tetap siaga selama dua pekan ke depan, menghadapi kemungkinan kondisi darurat susulan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore