Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 20.51 WIB

BGN Pertimbangkan SPPG Pakai Test Kit untuk Deteksi Kandungan Berbahaya MBG

Sejumlah siswa menyantap makanan MBG saat kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja dalam pelaksanaan Program MBG CSR Swasta Grab–OVO, Kamis (16/07/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Sejumlah siswa menyantap makanan MBG saat kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja dalam pelaksanaan Program MBG CSR Swasta Grab–OVO, Kamis (16/07/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mempertimbangkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilengkapi test kit untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, langkah itu merupakan salah satu evaluasi yang dilakukan terhadap kasus keracunan yang sebelumnya ditemukan di jumlah dapur SPPG. Salah satunya yang terjadi di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara  (Sumut).

Untuk kasus keracunan bukan hanya dicek organoleptik tadi dibau, dirasa, dicicipi. Ketika sudah dicium baunya tidak ada masalah, dicicipi juga tidak ada persoalan, sehingga akhirnya dikonsumsi. 

"Sedang kami pertimbangkan untuk kemudian di setiap dapur itu nanti kita lakukan test kit," kata Sudaryono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Antara, Senin (17/8).

Pria yang akrab disapa Mas Dar itu mengatakan, test kit bertujuan untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan seperti arsen dan sebagainya.

Inisiatif test kit merupakan pembelajaran dari sejumlah SPPG yang telah menerapkannya. Salah satunya SPPG yang dikelola Bhayangkari dari Polri.

"Jadi kita belajar dari keberhasilan SPPG, beberapa SPPG salah satunya adalah SPPG yang dikelola oleh Bhayangkari ya dari Polri itu menggunakan test kit dan saat ini tidak ada satu kasus pun keracunan. Jadi kita tidak ingin ada yang keracunan," ujarnya.

Menurut Mas Dar, BGN tidak ingin kejadian keracunan kembali terjadi. Namun, ia meminta kasus yang terjadi tidak membuat masyarakat menggeneralisasi bahwa seluruh pelaksanaan program MBG bermasalah.

Sudaryono menegaskan BGN akan mengambil tindakan terhadap SPPG maupun personel yang tidak mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Editor: Ilham Safutra
Sumber: ANTARA
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore