
Ilustrasi remisi anak. (Humas Ditjenpas)
JawaPos.com - Sebanyak 174.791 narapidana dan anak binaan di seluruh Indonesia mendapatkan Remisi Umum (RU) dan Pengurangan Masa Pidana Umum (PMPU) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8).
Pemberian hak tersebut dilakukan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) sebagai bentuk penghargaan terhadap warga binaan yang telah mengikuti proses pembinaan serta menunjukkan perilaku sesuai ketentuan.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengatakan, pemberian remisi merupakan bagian dari pelaksanaan sistem pemasyarakatan yang berlandaskan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
“Pemberian RU dan PMPU merupakan implementasi nyata prinsip negara hukum yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia sekaligus penghargaan negara atas keberhasilan proses pembinaan,” kata Agus dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Tangerang, Banten, Senin (17/8).
Dari total penerima, sebanyak 173.706 narapidana memperoleh Remisi Umum. Sebanyak 170.143 orang di antaranya menerima RU I, sehingga masih harus menjalani sisa pidana. Sementara itu, 3.563 narapidana mendapatkan RU II dan dinyatakan langsung bebas.
Adapun PMPU diberikan kepada 1.085 anak binaan. Rinciannya, sebanyak 1.057 anak menerima PMPU I dan 28 lainnya mendapatkan PMPU II yang membuat mereka dapat langsung bebas.
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah penerima Remisi Umum terbanyak, yakni 19.269 narapidana. Berikutnya, Sumatera Utara sebanyak 18.222 orang dan Jawa Timur sebanyak 14.673 orang.
Untuk penerima PMPU, jumlah tertinggi tercatat di Sumatera Utara dengan 94 anak binaan. Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat sebanyak 86 orang dan Jawa Timur sebanyak 85 orang.
Agus menegaskan, pemberian remisi diharapkan dapat menjadi dorongan bagi warga binaan untuk terus mempertahankan perilaku positif dan mengikuti seluruh proses pembinaan dengan disiplin.
“Negara memandang setiap anak sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki kesempatan luas untuk memperbaiki masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, pendekatan yang diterapkan kepada Anak Binaan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, pendidikan, pembinaan karakter, pemulihan, serta reintegrasi sosial,” ucap Agus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
