
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Sumatera Selatan, Jumat (7/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat jaringan persemaian nasional sebagai bagian dari dukungan terhadap Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Sumatera Selatan.
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pada Jumat (7/8). Acara itu turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Arya Bima, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ariza Patria, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian.
Raja Juli Antoni menjelaskan, Presiden Prabowo memberikan arahan khusus kepada Kementerian Kehutanan untuk memperluas jaringan persemaian sekaligus menyiapkan bibit-bibit unggul guna mendukung gerakan penghijauan di berbagai wilayah. Bibit tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk menghijaukan desa, kota, hingga kawasan permukiman melalui Program ASRI.
“Beliau mencanangkan Program ASRI, Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Sekaligus di forum itu memerintahkan kepada saya untuk menyiapkan persemaian-persemaian nursery dan bibit-bibit yang unggul yang baik untuk menghijaukan desa-desa kita, menghijaukan kota/kabupaten kita di seluruh Indonesia,” kata Raja Juli Antoni.
Kementerian Kehutanan saat ini telah memiliki 59 persemaian yang terdiri atas sembilan persemaian besar, termasuk Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, serta sekitar 50 persemaian skala menengah. Seluruh jaringan tersebut mampu menyediakan sekitar 70 juta bibit setiap tahun untuk mendukung program penghijauan nasional.
“Jadi pada prinsipnya sekarang sudah tersedia 70 juta bibit di nursery kami di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Bibit yang diproduksi mencakup berbagai jenis tanaman, mulai dari pohon endemik seperti sengon, mahoni, bangang lanang, dan meranti, tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS), hingga tanaman estetika seperti tabebuya dan ketapang kencana. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, tanaman tersebut juga diharapkan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Raja Juli menegaskan, keberhasilan Program ASRI tidak dapat dicapai oleh pemerintah pusat saja. Menurutnya, sinergi dengan kementerian lain, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci agar program tersebut berjalan optimal.
"Oleh karena itu, kami dari Kementerian Kehutanan mengajak semua pihak bersama-sama memastikan Program ASRI Bapak Presiden Prabowo Subianto kita sukseskan secara bersama-sama,” pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
