
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dr. dr. Iwan Aflanie, M.Kes., Sp.FM., S.H/(Istimewa).
JawaPos.com - Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dr. dr. Iwan Aflanie, M.Kes., Sp.FM., S.H menilai pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang berkualitas, merata, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus berkarakter menjadi prasyarat utama bagi Indonesia untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Menurut Iwan Aflanie, pendidikan merupakan investasi strategis yang menentukan kualitas peradaban bangsa di masa depan.
Karena itu, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari meningkatnya angka partisipasi sekolah atau bertambahnya jumlah satuan pendidikan, melainkan harus mampu menghasilkan manusia yang unggul secara intelektual, berintegritas, serta memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
"Kalau kita berbicara pendidikan, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang masa depan. Wajah sebuah bangsa dan peradaban ditentukan oleh kualitas pendidikannya," ujar Iwan Aflanie dikutip Jumat (7/8).
Iwan menilai, tantangan pendidikan Indonesia saat ini masih berkaitan dengan pemerataan kualitas layanan pendidikan.
Akses terhadap guru yang kompeten, fasilitas pembelajaran, laboratorium, perpustakaan, hingga konektivitas internet perlu dipastikan tersedia secara lebih merata agar setiap anak bangsa memperoleh kesempatan belajar yang setara, tanpa dipengaruhi kondisi geografis maupun sosial ekonomi.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Iwan menegaskan bahwa posisi guru dan dosen justru semakin strategis.
Menurutnya, teknologi mampu mempercepat akses terhadap informasi, tetapi tidak dapat menggantikan fungsi pendidikan dalam membangun karakter, integritas, nilai moral, dan keteladanan.
"Artificial intelligence mampu memberikan informasi, tetapi tidak mampu mengajarkan karakter, integritas, maupun keteladanan. Itu hanya bisa diberikan oleh manusia," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa transformasi digital harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sebagai ancaman terhadap profesi pendidik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022