
Presiden RI Prabowo Subianto (Sekretariat Presiden)
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengungkap temuan awal investigasi paper soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diajukan masuk dalam Nobel Perdamaian 2026. Paper yang diunggah dalam platform SSRN tersebut menjadi sorotan karena mencantumkan nama Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah akademisi dan tokoh lainnya sebagai penulis.
Dari hasil penelusuran sementara, Kemendiktisaintek menyatakan sejumlah pihak yang namanya tercantum dalam paper berjudul Nobel Peace Prize 2026 Free Meal Program by the National Nutrition Agency: Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia's Economic Growth merasa dicatut tanpa izin.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah membentuk tim investigasi sejak Selasa (4/8) untuk menelusuri kasus tersebut. Tim telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mengumpulkan dokumen, serta meminta klarifikasi kepada pihak-pihak terkait.
Sejumlah Nama Mengaku Tidak Pernah Memberi Persetujuan
Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan tim investigasi, Kemendiktisaintek menemukan bahwa sejumlah nama yang dicantumkan sebagai penulis tidak pernah memberikan persetujuan untuk dicantumkan dalam paper tersebut.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan sejumlah pihak yang namanya tercantum dalam paper tersebut, diperoleh keterangan bahwa mereka tidak mengetahui, tidak pernah dimintai persetujuan, dan tidak terlibat dalam proses penyusunan maupun pengunggahan paper dimaksud," demikian keterangan resmi Kemendiktisaintek, dikutip Kamis (6/8).
Menurut Kemendiktisaintek, pernyataan itu juga diperkuat oleh informasi dari kampus asal penulis utama. Menurut Kemendiktisaintek, penulis utama berinisial DD telah membuat pernyataan sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.
Status Akademik Penulis Utama Ikut Ditelusuri
Selain menelusuri proses penyusunan paper, tim investigasi juga memeriksa status akademik penulis utama.
Hasil penelusuran sementara menunjukkan bahwa DD belum menyandang jabatan akademik Guru Besar dan belum terafiliasi sebagai dosen di perguruan tinggi seperti yang tercantum dalam paper.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
